†KONTRA BERTANYA:
9 APAKAH AYAT QURAN DAPAT DIUBAH-UBAH ?
Firman Allah tidak terganti-ganti (QS 6:34, 10:64)
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. (QS10:64)
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami terhadap mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu (QS 6:34)
Hal ini bertentangan dengan QS 2:106, 13:39, 17:86, 16:101, 22:52
Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu? (QS 2:106)
Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan disisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh). (QS 13:39)
Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja". Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. (QS 16:101)
JAWAB:
Surah (QS 6:34, 10:64) menurut anda “tidak terganti-ganti” apa maksud anda..?
QS 6: 34. Berbunyi:
34. dan Sesungguhnya telah didustakan (pula) Rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. dan Sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita Rasul-rasul itu.
Dari ayat di atas, Allah SWT telah mengabarkan kepada Muhammad SAW bahwa, Rasul-rasul sebelum kamu Muhammad telah mereka (Ummatnya) dustakan ajaran para Rasul mereka, padahal ajaran itu dari aku (Allah SWT), dan bahkan mereka menganiaya rasul mereka hingga ada yang dibunuh, disalib dll. Sampai datang pertolongan dari Aku (Allah SWT) kepada rasul yang dianiaya itu, dan tak seorangpun manusia yang dapat merubah kalimat-kalimat atau janji dati Allah termasuk menyekutukan-Ku dengan yang lain selain Aku (Allah SWT). Dan sungguh telah datang kepadamu Muhammad sebagaian dari berita Rasul-rasul itu.
Kemudian pada QS 10: 64 berbunyi:
64. bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.
Sebelum kita membahas QS 10:64 alangkah baiknya kita melihat ayat sebelumnya seperti:
“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. QS 10:62
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.QS 10:63
Baiklah kita memulai dari ayat 62, bahwa, yang dimaksud wali-wali Allah SWT itu adalah mereka para Nabi dan rasul Allah SWT, sebagai perpanjangan tangan atau Rasul tentunya tidak ada keraguan dari ajaran yang mereka bawa, dan walaupun mereka (para Rasul) itu ditolak oleh ummatnya, tetapi Allah SWT membesarkan hatinya sehingga tidak bersedih hati. Kemudian lanjut pada QS 10:63 bahwa, Wali-wali atau Rasul-rasul Allah SWT itu adalah adalah orang yang beriman dan mereka bertakwa. Kemudian ayat selanjutnya Allah berfirman lagi dalam QS 10: 64 bahwa, perintah dari Tuhannya bagi mereka adalah merupakan kabar gembira untuk kesenangan dunia dan akhiratnya. Dan tidak ada perubahan dalam kalimat-kalimat Allah SWT baik saat Aku (wahyukan) hingga mereka sampaikan kepada ummatnya masing-masing. Melainkan ummatnyalah yang mengubahnya.
Hal ini diberitakan kepada Muhammad SAW oleh Allah SWT, karena begitu berat beban tugas seorang Rasul dalam memberikan rahmat kepada manusia yang merupakan jalan yang lurus.
Lalu apanya yang berganti-ganti…?, ayat di atas jelas saling mendukung antara ayat yang satu dengan ayat yang lain.
Kemudian kita melangkah ke ayat QS 2:106, 13:39, 17:86, 16:101, 22:52 yang menurut anda bertentangan dengan ayat sebelumnya. Nah mari kita buktikan:
Ayat ini turun ketika para Ahli Kitab atau perusak wahyu Allah SWT, atau orang musryik tidak menginginkan turunnya suatu kebaikan dari Tuhanmu sebagaimana ayat sebelumnya yakni Qs 2:105, sehingga Allah SWT berfirman dalam QS 2 :106 yang bermakna sbb: bahkan ayat manakah dalam Al-Kitab yang berlainan pendapat..?, Allah SWT telah menaskhkan dalam bentuk yang sempurna, atau Allah SWT telah menjadikan manusia lupa karena kesombongannya akan firmanNya. Dan ingat manusia adalah tempatnya Lupa, sehingga mudah2an Allah SWT membebaskan kita dari sifat lupa tadi. Kemudian Oleh karena kalian lupa, maka aku (Allah SWT) datangkan yang lebih baik dari padanya (Al-Qur’an) atau yang sebanding dengannya. Dan tidakkah kamu mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?. QS 2:106 "106. ayat mana saja[81] yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. tidakkah kamu mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?
[81] Para mufassirin berlainan Pendapat tentang arti ayat, ada yang mengartikan ayat Al Quran, dan ada yang mengartikan mukjizat.
Kemudian QS 13:39
39. Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh).
Pada ayat di atas, Allah SWT memberitakan bahwa, Para Ahli Kitab atau perusak wahyu Allah SWT atau orang –orang musyrik sebelumnya tidak menghendaki kebenaran sesuai QS 2: 105 maka Allah SWT telah menghapusnya sesuai dengan kehendak mereka. Dan Allah SWT telah menggantinya (mengartikan) dengan ayat Al-Qur’an dan didalamnya telah mengartikan tentang mukjizad itu.
Nah ayat ini juga mempertegas bahwa, setelah kedatangan Al-Qur’an melalui Rasul Allah SWT, maka kitab yang turun sebelumnya telah dihapus oleh Allah SWT. Dan digantikan dengan Al-Furqan atau Al-Qur’an.
QS 17:86
86. dan Sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, dan dengan pelenyapan itu, kamu tidak akan mendapatkan seorang pembelapun terhadap Kami,
Pada ayat sebelumnya QS 17: 84, Allah SWT telah menciptakan manusia dengan akal dan pikiran sehingga manusia dapat berbuat sesuai dengan kehendaknya. Dan Tuhan dapat mengetahui perbuatan manusia itu baik yang lahir ataupun yang tersembunyi. dengan adanya manusia Sholeh dan salah tadi sehingga Allah SWT menciptakan Sorga bagi yang bertaqwa dan Neraka bagi yanh Ingkar.
Sebagai peringatan dari Allah SWT, QS 17;86 bermakna bahwa; Jika Allah SWT menghendaki, maka semua yang telah diwahyukanNya kepada Rasul yang merupakan karunia buat manusia, Allah SWT dengan sekejab dapat melenyapkan semua itu, dan manusia tidak akan mendapatkan seorang pembelapun dari apa yang Allah SWT takdirkan. Nah ayat ini juga sekaligus membantah bahwa, tidak ada seorangpun yang dapat memberikatan keselamatan ataupun juru selamat kecuali Allah SWT. Allah SWT telah mentakdirkan kapan kiamat terjadi, kapan manusia hidup dan kapan manusia itu mati dsb. Selanjutnya pada ayat berikut;
QS 16:101
101. dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya Padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja". bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui.
Sebagaimana ayat sebelumnyayakni QS 16: 100, bahwa kekuasaan setan itu terdapat pada yang menjadikannya sebagai pemimpin, dan orang–orang yang menyekutukannya dengan sesuatu. Artinya janganlah manusia itu mengambil pemimpin yang berperilaku setan dan orang-orang yang telah menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu, apalagi mereka mengatakan bahwa Tuhan itu tiga. Dan peringatan ini dipertegas kembali oleh Allah SWT pada ayat yang lain didalam Al-Qur’an. Selanjutnya firman Allah SWT yang terdapat dalam surah dibawah ini;
QS 22:52
52. dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang Rasulpun dan tidak (pula) seorang Nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat- nya. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana,
Allah SWT sungguh Maha bijaksana berdasarkan ayat diatas, Allah SWT mengabarkan kepada Muhammad bahwa, Tidaklah Aku (Allah SWT) mengutus kamu (Muhammad) dan sebelum kamu, melainkan karena adanya keinginan. Dan juga setan juga mempunyai keinginan (menyesatkan) terhadap kamu (sesuai janji iblis dalam kisah Adam terdahulu). Dan Allah SWT menghilangkan (membentengi) apa yang diupayakan setan kepada Manusia. Sehingga Allah SWT menguatkan ayat-ayat-nya (Al-Qur’an) dalam manusia melawan Iblis. Dan Allah Maha mengetahui lagi Maha bijaksana.
Dari ayat di atas, Allah begitu sayangnya kepada hambanya, sehingga berupaya memberikan benteng yang kokoh (Al-Qur’an) sehingga manusia terbebas dari godaan Iblis (Setan). Tetapi mengapa manusia itu masih memalingkan wajahnya dan menutup telinga mereka..?, dan bahkan manusia itu telah berbuat maksiat dihadapan Allah SWT, dengan mengatakan bahwa tuhan itu tiga. Manusia benar-benar dalam kesesatan yang nyata.
Dari seluruh rangkaian uraian diatas, manakah yang bertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lain…?, bahkan ayat tersebut saling mendukung antara satu dengan yang lain. Hanya saja yang perlu diperhatikan haruslah belajar kepada yang ahlinya, jangan mengutip lewat media seperti ini. Karena akan menimbulkan fitnah.
†KONTRA BERTANYA:
10 MENGAPA ALLAH MEMERINTAHKAN BUNUH DIRI?
Allah memerintahkan manusia untuk membunuh dirinya sendiri (QS 2:54)
….maka bertobatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima tobatmu…..
Hal ini bertentangan dengan QS 4:29
" …Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu."
JAWAB: (QS 2:54)
“ Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertobatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima tobatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."QS 2:54
Dalam membaca ayat khususnya Al-Baqarah ayat 54, haruslah memperhatikan:
1. Siapa yang berujar dalam ayat itu
2. Kapan turunnya ayat itu
3. Bagaimana kondisi saat itu, sehingga ayat itu turun
4. Kepada siapa ayat itu ditujukan
5. Sebagai apakah kemunculan ayat tersebut dalam Al-Qur’an
Penjelasan:
1. Surah Al-Baqarah ayat 54 turun dimana ketika Nabi Musa mengajarkan mana saja yang baik dan mana saja yang salah (buruk), tetapi ummatnya terus saja menyembah berhala yakni anak lembu yang setiap hari telah mereka sembah, sehingga Nabi Musa berujar seperti ayat diatas. Anda perlu ingat bahwa Nabi Musa adalah yang berkitab Taurat.
2. Ayat itu turun pada zaman Nabi Musa dan dikabarkan kepada Muhammad SAW dalam Al-Qur’an. Ummat Nabi Musa dahulu adalah ummat yang sadis, bengis dan penyembah berhala. Bisa dibanyangkan anak lembu aja disembah, lalu bagaimana dengan kalian..?, Yesus melarang membuat dan menyembah patung, tetapi justru patungnya Yesus dan Ibundanya kalian pajang digereja kalian…?
3. Kondisi ummat Nabi Musa saat itu, adalah kaum dimana tingkat kejahiliah-an yang sangat tinggi, sehingga Allah SWT mengabadikannya dalam Al-Qur’an sebagai peringatan bagi ummat manusia. Tetapi dizaman modern seperti ini, dimana manusia sudah memiliki sarana canggih, tapi mengapa masih saja menyembah berhala…?, sungguh Allah SWT murka terhadap manusia-manusia yang tidak menggunakan matanya (buta) tidak menggunakan telinganya untuk mendengar (tuli) dan tidak menggunakan akal dan pikirannya (Idiot atau gila).
4. Ayat tersebut ditujukan kepada ummat Nabi Musa ketika itu, kemudian Allah SWT mengabadikan dalam Al-Qur’an sebagai peringatan, bahwa dulu telah terjadi apa yang dialami Nabi Allah Musa AS.
5. Ayat tersebut muncul dalam Al-Qur’an sebagai peringatan kepada Manusia dan ummat muslimin khususnya.
Sedangkan surah QS 4:29 adalah sbb;
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu”.QS 4: 29
Ayat ini ditujukan kepada “Orang-orang yang beriman” jadi orang yang tidak beriman tentu tidak terpanggil dengan ayat diatas. Ayat diatas diperintahkan untuk tidak saling memakan harta sesama yang orang yang beriman dengan jalan yang dilarang (Bathil) atau Riba oleh Allah SWT, tetapi haruslah dengan jalan yang di yang dihalalkan (Perdagangan atau Perniagaan) oleh Allah SWT. Dan pada ayat ini juga Allah SWT menegaskan kepada orang yang beriman untuk tidak membunuh diri sendiri, karena yang berhak menganbil nyawa orang-orang yang beriman adalah Allah SWT.
Kesimpulan:
Ayat (QS 2:54) ini adalah bermakna. Allah SWT memberitakan (mewahyukan) dalam Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW dan ummat manusia, tetang keadaan ummat Nabi Musa AS ketika itu. Dan tatacara Nabi Musa AS mengajarkan hukum dari Allah SWT kepada ummatnya.
Sementara QS 4:29 bermakna; Allah memerintahan kepada Nabi Muhammad SAW dan orang-orang yang beriman atau ummat muslim untuk tidak memakan Riba tapi dengan jalan Niaga (perdagangan), dan Tidak diperkenankan untuk membunuh diri seperti kaumnya Nabi Musa AS, seperti yang diceritakan pada QS 2:54. Dan ayat QS 4:29 ini sekaligus menegaskan Hukum Allah SWT sekaligus memposisikan diri sebagai Al-Furqan atau pembeda ajaran sebelumnya (Nabi Musa);
Dengan demikian tidak ada pertentangan dari QS.2:54 dengan QS. 4:29…,sehingga para misionaris agar dalam mempelajri Islam seyokyanya haruslah bersumber dari Islam sendiri, bukan dari orang-orang yang diluar Islam.
Senin, 20 September 2010
Jawaban pertanyaan 7 & 8
†KONTRA BERTANYA:
7 APAKAH TUGAS MUHAMMAD KE DUNIA INI?
Tugas Muhammad hanyalah menyampaikan pesan Allah (QS 5:99)
Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.
Hal ini bertentangan dengan QS 2:191
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.
JAWAB:
Perintah menyampaikan wahyu (QS 5:99) dan membunuh yang disertai pengusiran QS 2:191 apakah sesuatu yang berbeda…?, sungguh pemikiran yang sempit dan dangkal, sedangkal mengartikan ayat-ayat bibel kalian.
99. kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.QS 5. Al Maa-idah: 99
Berdasarkan ayat di atas, Allah SWT memberikan batasan masing-masing dua ayat diatas, pada surah Al-Maa-idah 99, menurut ayat tersebut bahwa kewajiban Rasul hanyanya menyampaikan kepada ummat, sehingga yang menerima akan taat dan masuk Sorga, dan yang ingkar masuk Neraka.
Kemudian pada surah Al-Baqarah ayat 191 Allah berfirman sbb;
190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
191. dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah[117] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), Maka bunuhlah mereka. Demikanlah Balasan bagi orang-orang kafir.
[117] Fitnah (menimbulkan kekacauan), seperti mengusir sahabat dari kampung halamannya, merampas harta mereka dan menyakiti atau mengganggu kebebasan mereka beragama.
Dalam menyampaikan dakwa, rasulullah Muhammad SAW sesuai QS. Al-Maa-idah 99, Allah memerintahkan kepada rasulnya Muhammad SAW untuk mengambil tindakan tegas (Perangilah Al-Baqarah ayat 190) bagi orang-orang yang akan memerangi kamu, tetapi Allah SWT member batasan kepada Rasulnya bahwa; Janganlah kamu melampaui batas artinya yang menyerah tidak boleh dibunuh, tetapi yang membangkang haruslah dibunuh sesuai QS Al-Baqarah ayat 191. Karea Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Khusus ayat 191, adalah peristiwa takkalah kaum muslim berperang kaum kuraisy, setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madina, dan ketika pasukan perang nabi Muhammad SAW sudah cukup kuat maka, Allah SWT memerintahkan untuk memerangi mereka yang telah memerangi Rasulullah Muhammad SAW ketika masih berada di mekkah dahulu. Bahka Allah SWT memerintahka untuk mengusirnya dari Mekka, dan orang-orang yang menyebarkan fitnah. Dan pada ayat ini juga Allah SWT memberikan batasan bahwa, janganlah kamu membunuh atau memerangi mereka di masjidil haram, kecuali mereka yang memerangimu terlebih dahulu, maka bunuhlah mereka, supaya menjadi balasan bagi orang-orang yang kafir.
Nah ayat ini juga sekaligus membantah bahwa Islam tidaklah disebarkan dengan pedang, tetapi dengan diplomasi, ketika diplomasi gagal maka ajaklah damai, tetapi jika mereka membangkan dan akan berusaha untuk membunuh, maka bunuhlah mereka!, karena mereka adalah orang-orang yang kafir.
Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada kalian, karena melalui media inilah saya khabarkan bahwa, Islam adalah agama damai. Tetapi kedamaian itu janganlah diusik, karena jika diusik maka Islam memperbolekan untuk melakukan perlawanan.
†KONTRA BERTANYA:
8 HARUSKAH SEMBAHYANG MENGHADAP KIBLAT ?
Menghadap kemanapun disitulah wajah Allah (QS 2:115)
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Hal ini bertentangan dengan QS 2:144
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya….
Allah yang aneh, katanya wajahnya dimana2, namun menyuruh umatnya menghadap ke Kabah? Apakah tujuan Allah tersebut ?
JAWAB:
(QS 2:115)
115. dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, Maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah[83]. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha mengetahui.
[83] Disitulah wajah Allah maksudnya; kekuasaan Allah meliputi seluruh alam; sebab itu di mana saja manusia berada, Allah mengetahui perbuatannya, karena ia selalu berhadapan dengan Allah.
Sebagaimana penjelasan di atas, bahwa wajah adalah bentuk kekuasaan sekaligus bukti-bukti kebesaran Allah SWT, sedangkan ayat berikutnya yakni QS 2:144 adalah:
144. sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit[96], Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. dan dimana saja kamu berada, Palingkanlah mukamu ke arahnya. dan Sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
[96] Maksudnya ialah Nabi Muhammad s.a.w. sering melihat ke langit mendoa dan menunggu-nunggu turunnya wahyu yang memerintahkan beliau menghadap ke Baitullah.
Ketika Nabi Muhammad SAW memandang ke langit seraya berdoa, maka Allah SWT menurunkan wahyu yang merupakan perintah dariNya. Wahyu tsb dibawa oleh Jibril untuk Muhammad SAW dan seluruh manusia. Allah SWT berfirman dalam potongan ayat diatas, bahwa: “Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai” dari pertama kali kamu berkiblat di masjidil Aqsah (Palestina) dan sekarang aku (Allah SWT) perintahkan untuk berkiblat ke Masjidil Haram, dan amal ibadahmu yang dulu tidak gugur karenanya. Sebagaimana Allah SWT memerintahkan bagi yang Nasrani menghadap ke Betel di Yerusalem sesuai yang diajarkan oleh Nabi Isa atau Yesus. Allah SWT mengetahui apa yang manusia tidak ketahui. Bukankah dalam Injil juga diajarkan tentang tata cara sujud..?, namun jika kalian belun paham, maka izinkah saya untuk menyampaikan supaya kalian tahu. Nih..lihat!
PERINTAH SUJUD
Matius 15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Matius 15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
Markus 14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya
Mazmur 5:8 Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.
Mazmur 138:2 Aku hendak sujud KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Yehezkiel 44:4. Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku sujud menyembah.
Daniel 6:10 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka KE ARAH YERUSALEM; TIGA KALI SEHARI ia berlutut, BERDOA SERTA MEMUJI ALLAHNYA, seperti yang biasa dilakukannya.
Nabi Ibrahim bersujud: Kejadian 17:3 Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya.....
Nabi Lot bersujud: Kejadian 19:1 Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,
Nabi Ezra bersujud: Ezra 10:1 Sementara Ezra berdoa dan mengaku dosa, sambil menangis dengan bersujud di depan rumah Allah, berhimpunlah kepadanya jemaah orang Israel yang sangat besar jumlahnya, laki-laki, perempuan dan anak-anak. Orang-orang itu menangis keras-keras.
Nabi Yosua bersujud: Yosua 5:14 Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: ”Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?
Nabi Daud bersujud: Mazmur 95:6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita.
Nabi Musa bersujud Keluaran 34:8 Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah
Nabi Harun bersujud Bilangan 20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.
Nabi Ibrahim bersujud, Nabi Daniel bersujud, Nabi Musa bersujud, Nabi Harun bersujud, Nabi Daud bersujud, Nabi Sulaiman bersujud, Nabi Yosua bersujud, Nabi Yehezkiel & para Nabi lain pun bersujud, bahkan Yesus pun bersujud!!!
MENGHADAP KE KIBLAT
Kejadian 31:13 Akulah Allah yang di BETEL itu, di mana engkau mengurapi TUGU, dan di mana engkau bernazar kepada-Ku; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negeri sanak saudaramu."
Kejadian 28:18 Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil BATU yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu MENJADI TUGU dan menuang minyak ke atasnya.
Kejadian 28:22 Dan BATU YANG KUDIRIKAN SEBAGAI TUGU ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."
Kejadian 31:45 Kemudian Yakub mengambil SEBUAH BATU DAN DIDIRIKANNYA MENJADI TUGU.
Kejadian 31:51 Selanjutnya kata Laban kepada Yakub: "Inilah TIMBUNAN BATU, DAN INILAH TUGU yang kudirikan antara aku dan engkau.
Kejadian 31:52 TIMBUNAN BATU DAN TUGU inilah menjadi kesaksian, bahwa aku tidak akan melewati timbunan batu ini mendapatkan engkau, dan bahwa engkaupun tidak akan melewati timbunan batu dan tugu ini mendapatkan aku, dengan berniat jahat.
Kejadian 35:14 Kemudian Yakub mendirikan tugu di tempat itu, yakni TUGU BATU; ia mempersembahkan korban curahan dan menuangkan minyak di atasnya.
Matius 23:16 Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
Bagimana..?, apakah anda telah terbuka mata dan telinga kalian…?, itu semua ada dalam kitab kalian, akan tetapi kalian telah memalingkan muka kalian kepada Paulus bukan kepada Yesus dan Injil.
7 APAKAH TUGAS MUHAMMAD KE DUNIA INI?
Tugas Muhammad hanyalah menyampaikan pesan Allah (QS 5:99)
Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.
Hal ini bertentangan dengan QS 2:191
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.
JAWAB:
Perintah menyampaikan wahyu (QS 5:99) dan membunuh yang disertai pengusiran QS 2:191 apakah sesuatu yang berbeda…?, sungguh pemikiran yang sempit dan dangkal, sedangkal mengartikan ayat-ayat bibel kalian.
99. kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.QS 5. Al Maa-idah: 99
Berdasarkan ayat di atas, Allah SWT memberikan batasan masing-masing dua ayat diatas, pada surah Al-Maa-idah 99, menurut ayat tersebut bahwa kewajiban Rasul hanyanya menyampaikan kepada ummat, sehingga yang menerima akan taat dan masuk Sorga, dan yang ingkar masuk Neraka.
Kemudian pada surah Al-Baqarah ayat 191 Allah berfirman sbb;
190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
191. dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah[117] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), Maka bunuhlah mereka. Demikanlah Balasan bagi orang-orang kafir.
[117] Fitnah (menimbulkan kekacauan), seperti mengusir sahabat dari kampung halamannya, merampas harta mereka dan menyakiti atau mengganggu kebebasan mereka beragama.
Dalam menyampaikan dakwa, rasulullah Muhammad SAW sesuai QS. Al-Maa-idah 99, Allah memerintahkan kepada rasulnya Muhammad SAW untuk mengambil tindakan tegas (Perangilah Al-Baqarah ayat 190) bagi orang-orang yang akan memerangi kamu, tetapi Allah SWT member batasan kepada Rasulnya bahwa; Janganlah kamu melampaui batas artinya yang menyerah tidak boleh dibunuh, tetapi yang membangkang haruslah dibunuh sesuai QS Al-Baqarah ayat 191. Karea Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Khusus ayat 191, adalah peristiwa takkalah kaum muslim berperang kaum kuraisy, setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madina, dan ketika pasukan perang nabi Muhammad SAW sudah cukup kuat maka, Allah SWT memerintahkan untuk memerangi mereka yang telah memerangi Rasulullah Muhammad SAW ketika masih berada di mekkah dahulu. Bahka Allah SWT memerintahka untuk mengusirnya dari Mekka, dan orang-orang yang menyebarkan fitnah. Dan pada ayat ini juga Allah SWT memberikan batasan bahwa, janganlah kamu membunuh atau memerangi mereka di masjidil haram, kecuali mereka yang memerangimu terlebih dahulu, maka bunuhlah mereka, supaya menjadi balasan bagi orang-orang yang kafir.
Nah ayat ini juga sekaligus membantah bahwa Islam tidaklah disebarkan dengan pedang, tetapi dengan diplomasi, ketika diplomasi gagal maka ajaklah damai, tetapi jika mereka membangkan dan akan berusaha untuk membunuh, maka bunuhlah mereka!, karena mereka adalah orang-orang yang kafir.
Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada kalian, karena melalui media inilah saya khabarkan bahwa, Islam adalah agama damai. Tetapi kedamaian itu janganlah diusik, karena jika diusik maka Islam memperbolekan untuk melakukan perlawanan.
†KONTRA BERTANYA:
8 HARUSKAH SEMBAHYANG MENGHADAP KIBLAT ?
Menghadap kemanapun disitulah wajah Allah (QS 2:115)
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Hal ini bertentangan dengan QS 2:144
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya….
Allah yang aneh, katanya wajahnya dimana2, namun menyuruh umatnya menghadap ke Kabah? Apakah tujuan Allah tersebut ?
JAWAB:
(QS 2:115)
115. dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, Maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah[83]. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha mengetahui.
[83] Disitulah wajah Allah maksudnya; kekuasaan Allah meliputi seluruh alam; sebab itu di mana saja manusia berada, Allah mengetahui perbuatannya, karena ia selalu berhadapan dengan Allah.
Sebagaimana penjelasan di atas, bahwa wajah adalah bentuk kekuasaan sekaligus bukti-bukti kebesaran Allah SWT, sedangkan ayat berikutnya yakni QS 2:144 adalah:
144. sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit[96], Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. dan dimana saja kamu berada, Palingkanlah mukamu ke arahnya. dan Sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
[96] Maksudnya ialah Nabi Muhammad s.a.w. sering melihat ke langit mendoa dan menunggu-nunggu turunnya wahyu yang memerintahkan beliau menghadap ke Baitullah.
Ketika Nabi Muhammad SAW memandang ke langit seraya berdoa, maka Allah SWT menurunkan wahyu yang merupakan perintah dariNya. Wahyu tsb dibawa oleh Jibril untuk Muhammad SAW dan seluruh manusia. Allah SWT berfirman dalam potongan ayat diatas, bahwa: “Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai” dari pertama kali kamu berkiblat di masjidil Aqsah (Palestina) dan sekarang aku (Allah SWT) perintahkan untuk berkiblat ke Masjidil Haram, dan amal ibadahmu yang dulu tidak gugur karenanya. Sebagaimana Allah SWT memerintahkan bagi yang Nasrani menghadap ke Betel di Yerusalem sesuai yang diajarkan oleh Nabi Isa atau Yesus. Allah SWT mengetahui apa yang manusia tidak ketahui. Bukankah dalam Injil juga diajarkan tentang tata cara sujud..?, namun jika kalian belun paham, maka izinkah saya untuk menyampaikan supaya kalian tahu. Nih..lihat!
PERINTAH SUJUD
Matius 15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Matius 15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
Markus 14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya
Mazmur 5:8 Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.
Mazmur 138:2 Aku hendak sujud KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Yehezkiel 44:4. Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku sujud menyembah.
Daniel 6:10 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka KE ARAH YERUSALEM; TIGA KALI SEHARI ia berlutut, BERDOA SERTA MEMUJI ALLAHNYA, seperti yang biasa dilakukannya.
Nabi Ibrahim bersujud: Kejadian 17:3 Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya.....
Nabi Lot bersujud: Kejadian 19:1 Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,
Nabi Ezra bersujud: Ezra 10:1 Sementara Ezra berdoa dan mengaku dosa, sambil menangis dengan bersujud di depan rumah Allah, berhimpunlah kepadanya jemaah orang Israel yang sangat besar jumlahnya, laki-laki, perempuan dan anak-anak. Orang-orang itu menangis keras-keras.
Nabi Yosua bersujud: Yosua 5:14 Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: ”Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?
Nabi Daud bersujud: Mazmur 95:6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita.
Nabi Musa bersujud Keluaran 34:8 Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah
Nabi Harun bersujud Bilangan 20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.
Nabi Ibrahim bersujud, Nabi Daniel bersujud, Nabi Musa bersujud, Nabi Harun bersujud, Nabi Daud bersujud, Nabi Sulaiman bersujud, Nabi Yosua bersujud, Nabi Yehezkiel & para Nabi lain pun bersujud, bahkan Yesus pun bersujud!!!
MENGHADAP KE KIBLAT
Kejadian 31:13 Akulah Allah yang di BETEL itu, di mana engkau mengurapi TUGU, dan di mana engkau bernazar kepada-Ku; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negeri sanak saudaramu."
Kejadian 28:18 Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil BATU yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu MENJADI TUGU dan menuang minyak ke atasnya.
Kejadian 28:22 Dan BATU YANG KUDIRIKAN SEBAGAI TUGU ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."
Kejadian 31:45 Kemudian Yakub mengambil SEBUAH BATU DAN DIDIRIKANNYA MENJADI TUGU.
Kejadian 31:51 Selanjutnya kata Laban kepada Yakub: "Inilah TIMBUNAN BATU, DAN INILAH TUGU yang kudirikan antara aku dan engkau.
Kejadian 31:52 TIMBUNAN BATU DAN TUGU inilah menjadi kesaksian, bahwa aku tidak akan melewati timbunan batu ini mendapatkan engkau, dan bahwa engkaupun tidak akan melewati timbunan batu dan tugu ini mendapatkan aku, dengan berniat jahat.
Kejadian 35:14 Kemudian Yakub mendirikan tugu di tempat itu, yakni TUGU BATU; ia mempersembahkan korban curahan dan menuangkan minyak di atasnya.
Matius 23:16 Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
Bagimana..?, apakah anda telah terbuka mata dan telinga kalian…?, itu semua ada dalam kitab kalian, akan tetapi kalian telah memalingkan muka kalian kepada Paulus bukan kepada Yesus dan Injil.
jawaban pertanyaan 5 & 6
†KONTRA BERTANYA:
5 APAKAH MEMINUM KHAMAR (Arak/Alkohol) BAIK ATAU JAHAT?
Meminum Khamar ( Arak) adalah perbuatan setan (Qs.5:90, 2:219).
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan
Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 83:22-25, 47:15, atau 16:67)
Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam keni'matan yang besar (surga), mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.
Allah yang aneh, didunia dilarang karena itu adalah perbuatan setan, eh disurga disuruh berlomba2 minum arak didekat Allah. Karena katanya arak disurga tidak memabukkan!
JAWAB:
(Qs.5:90, 2:219).
QS 5. Al Maa-idah :90
90. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
[434] Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan Apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya Ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. setelah ditulis masing-masing Yaitu dengan: lakukanlah, jangan lakukan, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka'bah. bila mereka hendak melakukan sesuatu Maka mereka meminta supaya juru kunci ka'bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti Apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, Maka undian diulang sekali lagi.
QS Al-Baqarah :219
219. mereka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: " yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,
[136] Segala minuman yang memabukkan.
QS 16. An Nahl : 67
67. dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.
Qs. 83:22-25,
22. Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga),
23. mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.
24. kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan.
25. mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya),
QS 47:15,
15. (apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
Penjelasan :
QS 5. Al Maa-idah :90, bermakan;
1. Ayat ini hanya diperuntukkan kepada orang yang beriman;
2. (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan syaitan.
QS Al-Baqarah :219 bermakna;
1. Allah SWT tahu bahwa Khamar dan Judi ada mamfaatnya, tetapi
2. Mamfaat lebih kecil dari pada dosanya, artinya Dosanya lebih besar dari pada mamfaatnya;
3. Sehingga Allah SWT melarangnya;
4. Dan jika mereka bertanya tentang yang mereka nafkahkan (makan dan minum yang diberikan kepada keluarga), maka lanjut….
5. Katakan kepada mereka “ yang lebih dari keperluan.” Keperluan manusia disini adalah mabuk yang dilarang Allah SWT , sedangkan yang lebih dari itu adalah mentaati perintah Allah SWT, sehingga dalam menafkahkan keluarga, janganlah kita manusia mengajarkan (menafkahkan) kepadanya tentang yang dilarang oleh Allah SWT, tetapi ajarkanlah yang telah diperintahkan olehNya, karen hal itu baik bagimu.
Sementara QS 16. An Nahl : 67 bermakna:
1. Buah korma dan anggur bermakna: jika kamu buat minuman maka akan bermaksud memabukkan bagi yang lain, tetapi jika kamu bermaksud untuk perniagaan (jual beli) maka hal itu halal bagimu.
2. Perniagaan adalah rezki bagi kalian yang baik dan di ridhoi Allah SWT.
3. Ssungguhnya yang demikian (perniagaan) itu benar-benar terdapat tanda kekuasaan Allah, bagi orang-orang yang berfikir. Karena dalam jual beli itu, Allah SWT telah menguji dengan ujian yang lain yakni keadilan antara penjual dan pembeli.
Sedangkan ayat ini Qs. 83:22-25, bermakna:
1. Orang yang berbakti kepada Allah SWT adalah benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (Sorga)
2. Mereka orang-orang yang sholeh atau berbakti itu mempunyai kedudukan yang baik dibanding dengan orang-orang yang salah, mereka akan mendapat kursi yang terbuat dari api neraka;
3. Kegembiraan ataupun kesengsaraan itu akan tergambar pada diri dan wajah mereka;
4. Dan bagi tang salah atau suka minum yang memabukkan tadi akan diberi minuman dari api Neraka;
Sedangkan QS 47:15, bermakna:
Pada awal ayat ini Allah SWT telah memberikan perumpamaan seperti ayat tersebut d bawah ini;
15. (apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
Jika kalian melihat ayat sebelumnya seperti yang saya uraikan, dimana manusia itu terbagi dua yakni manusia yang taat atau berbakti atau sholeh dan manusia yang salah, ingkar, sesat dan munafik. Dalam ayat QS 47:15 inipun Allah SWT telah memperjelas hal yang akan menjadi hadiah (Sorga) dan apa saja yang menjadi hukuman yakni (neraka).
Dari ayat tersebut bermakna sbb:
1. Bagi orang yang sholeh; (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka,
2. Dan bagi manusia yang salah, durhaka, pembangkang, sesat dll; sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
Jika melihat ayat di atas, dalam konteks manusia berada didalam sorga, maka Allah SWT telah memberikan karunianya kepada manusia, atas segala perbuatan baiknya didunia. Sehingga keinginan manusia saat itu akan terpenuhi semuanya. Sehingga tidak ada lagi yg haram didalam sorga, melainkan dapat dinikmati oleh semua ciptaan Allah SWT.
Sebaliknya, jahanam (Neraka) adalah sesuatu yang mengerikan bagi manusia yang punya banyak dosa, atas segala yang diperbuatnya didunia, misalnya syirik (menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu), dan semua yang dilarangnya sehingga tidak sempat bertobat hingga ajal menjemputnya. Manusia seperti ini akan dihukum dengan menikmati semua fasilitas yang terbuat dari api Neraka, sehingga ususnyapun mendidih akibat panas yang ditanggungnya. Usus tersebut setelah mendidih dan hancur, kemudian Allah SWT membentuknya kembali, kemudian usus mendidih lagi begitu seterusnya, sehingga tercipta siksa yang tak berujung (kekal), sebagai balasan atas perbuatan didunia.
Kesimpulan penjelasan;
Jika kalian membaca urutan di atas, tidak ada satupun dalam Al-Qur’an yang bertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lain. Antara surah yang satu dengan surah yang lain.
Jika kalian ingin memperoleh pemaknaan alangkah baiknya:
1. Jika ada kata-kata yang awal ayatnya menandakan kelanjutan dari ayat sebelumnya, maka diwajibkan untuk membaca ayat sebelumnya, sampai memdapatkan ayat dimana Allah SWT pertama berfirman, lalu urutlah ayat demi ayat sehingga memperoleh makna yang berkelanjutan.
2. Jika nomor 1, tak dapat dilakukan, maka mintalah kepada yang ahlinya misalnya Ustadz atau yang paham masalah ini. Karena dalam Haditspu nabi Muhammad SAW bersabda: jika sesuatu itu diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggu akan kerusakannya.
3. Jangan percaya setiap uraian yang berasal kepada yang bukan ahlinya misalnya dari misionaris kalian, karena itu akan menjadi kalian sesat, bodoh dan yang paling penting anda telah menyebarkan fitnah atau berita bohong.
†KONTRA BERTANYA:
6 APAKAH ISA ALMASIH (YESUS) WAFAT ATAU TIDAK ?
Isa tidak disalib dan tidak wafat, ia diangkat Allah ke surga (QS 4:157-158)
“……..padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. ………Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 19:33)
Kesejahteraan atas dirinya (Isa) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.
Dikalangan Cendikia Islam sendiri terdapat banyak pertentangan mengenai kematian Isa ini, ada yang bilang Yesus disalib tapi tidak sampai mati, ada yang bilang tidak disalib sama sekali namun wafat seperti manusia biasa, lalu ada yang bilang Yesus tidak wafat, tapi langsung diangkat ke hadiratnya, dan besok menjelang kiamat akan turun kembali.
JAWAB:
Kalian betul-betul menampakkan kebodohan kalian, siapakah yang mengatakan bahwa Isa atau yesus kalian akan naik kesorga…?, Al-Qur’an tidak pernah mengatakan begitu…, dalam Al-Qur’an tidak pernah tertulis, bahwa Isa naik kesorga. Anda telah keliru dalam menafsirkan ayat.
Para cendikiawan Islam, justru kalian yang berbeda pandangan. Para ummat Islam yakin dan percaya bahwa Isa tidak mati disalib, tapi yang disalib itu adalah orang yang diserupakan dengan Nabi Isa. Isa telah diangkat oleh Allah SWT kepada-Nya. Kata “ kepada-Nya” menandakan kekuasaan Allah SWT terhadap hukum alam yang dianut oleh manusia. Tidak ada dalam Al-Qur’an yang mengatakan bahwa Allah SWT mengangkatnya ke sorga. Hanya kalianlah yang mengatakan demikian. Lalu mungkin kalian bertanya;
1. lalu dimanakah Yesus sekarang..?.
2. dan mengapa Tuhan tidak menulis bahwa dia (Yesus) diangkat ke sorga..?
Jawabannya adalah dalam;
1. Dalam QS 51. Adz Dzariyaat 56 “dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. Dari ayat tersebut menandakan bahwa ada dunia jin dan ada dunia manusia. Jika saya mengatakan bahwa Yesus kalian ditempatkan didunia jin atau di tempat lain, apakah kalian bisa membuktikannya dengan dalil..?, sebab dalam Islam sendiri, Sorga belum terisi hingga kiamat datang dan masing-masing manusia terlebih dahulu di hizab dipadang mazhar, barulah masuk Sorga atau Neraka. Kemudian dalam islam juga di beritakan bahwa; Isa akan turun menjadi hakim yang adil yakni membunuh dajjal, mematahkan salib dan membunuh babi, bahkan isa akan hidup sebagaimana manusia biasa, dan hidup sampai semua dajjal mati, juga akan menunaikan haji sesuai yang di syariatkan Nabi Muhammad SAW, karena ketika beliau ada dibumi , kaum yahudi berusaha untuk membunuhnya. Dan dalam Islam juga dijelaskan bahwa nabi Isa ketika ummat Islam ketika itu memintanya menjadi imam, dia (Yesus) pun menolaknya dan berkata: “ kalianlah yang mengimani sebagian yang lain” setelah tugas yang dibebankan Allah SWT kepadanya, barulah Isa meninggal layaknya meninggalnya ummat Islam.
2. Allah SWT mengetahui apa saja yang akan terjadi atas apa yang telah dilakukan hambaNya. Al-Qur’an saja tidak memberitakan bahwa isa naik ke sorga. Tetapi justru kalian mengatakan demikian. Mana dalilnya..? yang mengatakan Allah SWT mengangkat dia (Yesus) ke sorga…?. Kalian sungguh pandai memutar balikkan fakta, sehingga Allah SWT memberi gelar kepada kalian “ Ahli Kitab” yaitu perusak wahyu Allah.
(QS 4:157-158)
157. dan karena Ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]", Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
[378] Mereka menyebut Isa putera Maryam itu Rasul Allah ialah sebagai ejekan, karena mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Isa itu.
158. tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya[379]. dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
[379] Ayat ini adalah sebagai bantahan terhadap anggapan orang-orang Yahudi, bahwa mereka telah membunuh Nabi Isa a.s.
Berdasarkan ayat di atas, sebagaimana uraian sebelumnya, kata “mengangkat kepada-Nya”, bermakna, bahwa Allah SWT mengangkat berdasarkan kekuasaan Allah SWT. Dan Isa tidak diketahui keberadaannya, hingga saatnya Isa turun.
Sebagaimana kekhawatiran kalian bahwa isa di salib ataupu tidak adalah merupakan kebingungan kalian sendiri. karena jika Yesus disalib pada Jumat menjelang malan, itu artinya Yesus hanya tidak tinggal dalam rahim bumi selama tiga hari tiga malam, tetapi hanya tinggal dua malam satu hari, sebagaimana tanda yang diberikan kepada orang farisi. Tetapi jika Yesus disalib pada hari Rabu, berarti dia (Yesus) tinggal selama tiga hari tiga malam tetapi menyalahi keyakinan kalian yang mengatakan Yesus disalib pada hari Jumat; untuk lebih jelaskan saya uraikan berdasarkan awal tanda yang diberikan Yesus kepada orang-orang farisi.
Nama yang diberikan kepada Maryam untuk anaknya sebelum dilahirkan adalah Yesus (Isa) yang diberikan oleh Jibril (roh kudus) bukan Almasih. Ia mengaku dirinya "Almasih", sesudah dibaptis oleh Yohanes Pembabtis (Yahya Alaihissalam). Terhadap gelar ini, bangsa Yahudi tidak sepenuhnya menerima. Oleh karena itu mereka meminta suatu tanda!.
Dalam Injil Matius menjelaskankan tentang ahli Taurat dan orang Farisi yang datang kepada Yesus untuk meminta tanda itu. Mereka berkata, "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu." (Matius 12:3 8)
Orang Farisi tersebut menuntut hakikat dari kebenaran yang dibawan oleh Yesus sebagai bukti atau tanda bahwa dia adalah Rasul Allah SWT. Karena mereka menganggap mukjizat nabi Isa hanyalah permainan sihir dari para peramal atau dukun pembuat jampi-jampi. Dan ketika itu Yesus menjawab permintaan orang Yahudi itu dengan keras dan kasar. Ia berucap, "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam." (Matius 12:339-40).
Itulah tanda yang diberikan kepada orang Farisi tersebut, “ bahwa Nabi Yunus tinggal di dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam, dengan demikian anak manusia (seperti aku) akan tinggal didalam rahim bumi tiga hari tiga malam. Tetapi apakah tanda itu dapat dibuktikan oleh Nabi Isa setelah dirinya disalib…?.
Orang Nasrani percaya kalau Nabi Yunus dapat hidup dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam mengarungi lautan hingga memuntahkannya di bibir pantai. Hal itu mereka dasari atas pernyataan Tuhan Yesus mereka, dengan merujuk pada (Matius 12:339-40) di atas.
Nah ketika penyaliban terjadi, masih terjadi perbedaan tentang kapan Yesus di salib. Tetapi ummat yang percaya meyakini bahwa yesus disalib pada hari jumat, tetapi perlu diingat hari sabtu adalah hari yang suci bagi ummat Yahudi, begitu besar perhatian mereka pada hari Sabtu. Demi mensucikan hari Sabtu maka mayat Yesus segera diturunkan dari atas kayu salibnya.
Demikianlah yang telah dilakukan oleh murid-murid rahasia Yesus kepada Pilatus. Mereka meminta agar diperbolehkan menurunkan mayat Yesus dan menguburkannya menurut adat bangsa Yahudi. Mereka memandikannya, mengafaninya dengan kain lenen dan membubuhinya dengan rempah-rempah sesuai tradisi bangsa Yahudi (Yohanes 19:39). Setelah itu mereka memasukkan mayat yang sudah dikafani itu ke dalam tanah galian kuburan menjelang malam.
Ketika orang Nasrani ditanya soal “ apakah Yesus sudah menepati janjinya, sesuai dengan (Matius 12:339-40)...?, mereka menjawab “Sudah”. Dan di antara berbagai golongan dan mazhab yang beraneka ragam dalam agama Masehi terdapat banyak perselisihan dan perbedaan. Namun untuk mengatasi perselisihan itu mereka telah bersepakat untuk MENDUGA bahwa Yesus berada dalam kubur pada Jumat malam (malam sabtu), seperti dugaan mereka Yesus masih berada di dalam kuburnya pada pagi hari Sabtu. Mereka juga MENDUGA Yesus masih di dalam kuburnya pada Sabtu malam (malam Minggu). Mengenai dugaan ini umat Masehi telah bersepakat dengan sepenuh hati.
Dalam kitab suci umat Nasrani sendiri dikatakan bahwa Yesus dikubur sore hari jumat menjelang matahari terbenam, dan sudah tidak diketemukan lagi mayatnya dalam kubur pada pagi hari Ahad sebelum matahari terbit (lihat uraian dalam tabel). Dengan demikian jelaslah, Yesus tinggal di dalam kuburannya bukan tiga hari tiga malam (seperti yang dikatakan para penginjil), tetapi hanya sehari dua malam!
Dari pengamatan terhadap keterangan kitab suci kaum Masehi itu kita melihat untuk kedua kalinya Yesus telah gagal "membuktikan janjinya":
Pertama, ketika Yesus berbeda dengan Yunus. Yunus berada dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam dalam keadaan hidup. Tapi Yesus sebaliknya ia mati kemudian bangkit dari tengah-tengah orang mati itu.
Kedua, ketika terungkap bahwa tiga hari tiga malam yang dinyatakan dengan tegas oleh semua Injil itu setelah diselidiki ternyata hanya sehari dua malam. Maria Magdalena pergi ke kuburannya menjelang fajar menyingsing pagi hari ahad (minggu), tetapi Yesus sudah tidak ada lagi di kuburannya, yang terjadi adalah kafan yang dikenakannya telah terlipat dilantai kuburan, dan batu kuburan telah terkongkar.
Kesimpulan Matius 12:339-40:
1. Jika Yesus mati dalam kubur atau rahim bumi, berarti Yesus tidak dapat membuktikan kepada orang Farisi tentang tanda yang telah dia (Yesus) janjikan, yakni hidup selama tiga hari tiga malam, seperti hidupnya Nabi Yunus dalam perut ikan; pantaskah Tuhan berbohong…?
2. Jika Yesus hidup dalam kubur atau rahim bumi sesuai dengan (Matius 12:339-40), maka bagaimana dengan injil dan iman kalian yang mengatakan bahwa Yesus mati kemudian bangkit lagi….?
3. Lalu berapa lama Yesus dalam kubur atau rahim bumi, apakah tiga hari tiga malam sesuai dengan (Matius 12:339-40), ataukah dua malam satu hari…?
4. Jika Yesus disalib pada hari Rabu sore menjelang malam…, berarti janji tiga hari tiga malam dalam rahim bumi terpenuhi sesuai dengan (Matius 12:339-40).…., tetapi menyalahi keyakinan kalian yang mengatakan yesus disalib pada hari jumat, akan batal dengan sendirinya.
5. Ataukah Yesus disalib tetap pada hari Jumat sesuai iman kalian, dan mengabaikan janjinya tiga hari tiga malam itu sesuai dengan (Matius 12:339-40). Karena jika Yesus disalib pada hari jumat, berarti Yesus hanya tinggal dalam rahim bumi selama dua malam satu hari. Pantaskah Tuhan berbohong…?
Sungguh pertanyaan yang susah dijawab, teapi saya berharap berpikirlah dengan jernih, supaya mendapat berkah dari apa yang kalian kerjakan.
Setelah Yesus tinggal dalam rahim bumi atau kuburan selama tiga hari tiga malam sesuai dengan (Matius 12:339-40). Ataukah Cuma dua malam satu hari, yesus telah dikafani layaknya orang muslim. Sebagaimana ayat berikut; “ Yesus meninggal dunia diberi kain kafan (Matius 27:59; Yohanes 19:40)”.
Kemudian (Qs. 19:33) bermakna:
Sebelum kita membahas QS 19:33, alangkah baiknya kita melihat ayat sebelumnya yakni QS 19:30 yang berbunyi sbb: “Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Maryam: 30
Pada ayat di atas, Isa mengakui bahwa Dia (Yesus) adalah seorang hamba, sehingga dia (Yesus) diberi oleh Allah SWT kitab Injil, jadi bukan agama. Kitab itulah yang bermakna sebagai karunia dari Tuhannya yaitu Allah SWT. Kemudia pada ayat selanjutnya berbunyi sbb:
“dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; Maryam: 31
Karena karunia Tuhanlah yaitu Allah SWT, sehingga dia diberkati dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan dibekali mukjizad dari Tuhan-Nya. Dan Dia (Allah SWT) memerintahkan kepada Isa untuk mendirikan sholat dan menunaikan zakat selama hidupnya. Tetapi anehnya kalian telah mengagumkan Yesus tetapi perintahnya kalian tidak ikuti yakni “mendirikan sholat dan menunaikan zakat” aneh kan…?, bahkan yang kalian lakukan adalah ucapan Paulus. Kemudian ayat selanjutnya adalah sbb;
“dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.” Maryam: 32
Yesus berdasarkan ayat ini, sungguh Nabi dan rasul Allah SWT yang benar dan Sholeh, yesus bahkan berucap bahwa, Allah SWT telah membuat dirinya berbakti kepada ibundanya (Maryam), dan dia (Allah SWT) telah menjadikan dirinya seorang yang tidak sombong lagi celaka, sehingga dia (yesus) “diselamatkan dari peyaliban” berdasarkan ayat QS 4: 57.
33. dan Kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaKu, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". Maryam:33
Dari surah Maryam ayat 33 di atas, merupakan bentuk rasa syukurnya kepada Allah SWT, sehingga Isa memohon kepada Allah agar diberi Kesejahteraan dilimpahkan kepada (Isa), mulai dari lahir, mati dan dibangkitkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kontradiksi dalam Al-Qur’an baik (QS 4:157-158) dengan (Qs. 19:33) ataupun dengan ayat yang lainnya.
5 APAKAH MEMINUM KHAMAR (Arak/Alkohol) BAIK ATAU JAHAT?
Meminum Khamar ( Arak) adalah perbuatan setan (Qs.5:90, 2:219).
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan
Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 83:22-25, 47:15, atau 16:67)
Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam keni'matan yang besar (surga), mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.
Allah yang aneh, didunia dilarang karena itu adalah perbuatan setan, eh disurga disuruh berlomba2 minum arak didekat Allah. Karena katanya arak disurga tidak memabukkan!
JAWAB:
(Qs.5:90, 2:219).
QS 5. Al Maa-idah :90
90. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
[434] Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan Apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya Ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. setelah ditulis masing-masing Yaitu dengan: lakukanlah, jangan lakukan, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka'bah. bila mereka hendak melakukan sesuatu Maka mereka meminta supaya juru kunci ka'bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti Apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, Maka undian diulang sekali lagi.
QS Al-Baqarah :219
219. mereka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: " yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,
[136] Segala minuman yang memabukkan.
QS 16. An Nahl : 67
67. dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.
Qs. 83:22-25,
22. Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga),
23. mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.
24. kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan.
25. mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya),
QS 47:15,
15. (apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
Penjelasan :
QS 5. Al Maa-idah :90, bermakan;
1. Ayat ini hanya diperuntukkan kepada orang yang beriman;
2. (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan syaitan.
QS Al-Baqarah :219 bermakna;
1. Allah SWT tahu bahwa Khamar dan Judi ada mamfaatnya, tetapi
2. Mamfaat lebih kecil dari pada dosanya, artinya Dosanya lebih besar dari pada mamfaatnya;
3. Sehingga Allah SWT melarangnya;
4. Dan jika mereka bertanya tentang yang mereka nafkahkan (makan dan minum yang diberikan kepada keluarga), maka lanjut….
5. Katakan kepada mereka “ yang lebih dari keperluan.” Keperluan manusia disini adalah mabuk yang dilarang Allah SWT , sedangkan yang lebih dari itu adalah mentaati perintah Allah SWT, sehingga dalam menafkahkan keluarga, janganlah kita manusia mengajarkan (menafkahkan) kepadanya tentang yang dilarang oleh Allah SWT, tetapi ajarkanlah yang telah diperintahkan olehNya, karen hal itu baik bagimu.
Sementara QS 16. An Nahl : 67 bermakna:
1. Buah korma dan anggur bermakna: jika kamu buat minuman maka akan bermaksud memabukkan bagi yang lain, tetapi jika kamu bermaksud untuk perniagaan (jual beli) maka hal itu halal bagimu.
2. Perniagaan adalah rezki bagi kalian yang baik dan di ridhoi Allah SWT.
3. Ssungguhnya yang demikian (perniagaan) itu benar-benar terdapat tanda kekuasaan Allah, bagi orang-orang yang berfikir. Karena dalam jual beli itu, Allah SWT telah menguji dengan ujian yang lain yakni keadilan antara penjual dan pembeli.
Sedangkan ayat ini Qs. 83:22-25, bermakna:
1. Orang yang berbakti kepada Allah SWT adalah benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (Sorga)
2. Mereka orang-orang yang sholeh atau berbakti itu mempunyai kedudukan yang baik dibanding dengan orang-orang yang salah, mereka akan mendapat kursi yang terbuat dari api neraka;
3. Kegembiraan ataupun kesengsaraan itu akan tergambar pada diri dan wajah mereka;
4. Dan bagi tang salah atau suka minum yang memabukkan tadi akan diberi minuman dari api Neraka;
Sedangkan QS 47:15, bermakna:
Pada awal ayat ini Allah SWT telah memberikan perumpamaan seperti ayat tersebut d bawah ini;
15. (apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
Jika kalian melihat ayat sebelumnya seperti yang saya uraikan, dimana manusia itu terbagi dua yakni manusia yang taat atau berbakti atau sholeh dan manusia yang salah, ingkar, sesat dan munafik. Dalam ayat QS 47:15 inipun Allah SWT telah memperjelas hal yang akan menjadi hadiah (Sorga) dan apa saja yang menjadi hukuman yakni (neraka).
Dari ayat tersebut bermakna sbb:
1. Bagi orang yang sholeh; (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka,
2. Dan bagi manusia yang salah, durhaka, pembangkang, sesat dll; sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
Jika melihat ayat di atas, dalam konteks manusia berada didalam sorga, maka Allah SWT telah memberikan karunianya kepada manusia, atas segala perbuatan baiknya didunia. Sehingga keinginan manusia saat itu akan terpenuhi semuanya. Sehingga tidak ada lagi yg haram didalam sorga, melainkan dapat dinikmati oleh semua ciptaan Allah SWT.
Sebaliknya, jahanam (Neraka) adalah sesuatu yang mengerikan bagi manusia yang punya banyak dosa, atas segala yang diperbuatnya didunia, misalnya syirik (menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu), dan semua yang dilarangnya sehingga tidak sempat bertobat hingga ajal menjemputnya. Manusia seperti ini akan dihukum dengan menikmati semua fasilitas yang terbuat dari api Neraka, sehingga ususnyapun mendidih akibat panas yang ditanggungnya. Usus tersebut setelah mendidih dan hancur, kemudian Allah SWT membentuknya kembali, kemudian usus mendidih lagi begitu seterusnya, sehingga tercipta siksa yang tak berujung (kekal), sebagai balasan atas perbuatan didunia.
Kesimpulan penjelasan;
Jika kalian membaca urutan di atas, tidak ada satupun dalam Al-Qur’an yang bertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lain. Antara surah yang satu dengan surah yang lain.
Jika kalian ingin memperoleh pemaknaan alangkah baiknya:
1. Jika ada kata-kata yang awal ayatnya menandakan kelanjutan dari ayat sebelumnya, maka diwajibkan untuk membaca ayat sebelumnya, sampai memdapatkan ayat dimana Allah SWT pertama berfirman, lalu urutlah ayat demi ayat sehingga memperoleh makna yang berkelanjutan.
2. Jika nomor 1, tak dapat dilakukan, maka mintalah kepada yang ahlinya misalnya Ustadz atau yang paham masalah ini. Karena dalam Haditspu nabi Muhammad SAW bersabda: jika sesuatu itu diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggu akan kerusakannya.
3. Jangan percaya setiap uraian yang berasal kepada yang bukan ahlinya misalnya dari misionaris kalian, karena itu akan menjadi kalian sesat, bodoh dan yang paling penting anda telah menyebarkan fitnah atau berita bohong.
†KONTRA BERTANYA:
6 APAKAH ISA ALMASIH (YESUS) WAFAT ATAU TIDAK ?
Isa tidak disalib dan tidak wafat, ia diangkat Allah ke surga (QS 4:157-158)
“……..padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. ………Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 19:33)
Kesejahteraan atas dirinya (Isa) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.
Dikalangan Cendikia Islam sendiri terdapat banyak pertentangan mengenai kematian Isa ini, ada yang bilang Yesus disalib tapi tidak sampai mati, ada yang bilang tidak disalib sama sekali namun wafat seperti manusia biasa, lalu ada yang bilang Yesus tidak wafat, tapi langsung diangkat ke hadiratnya, dan besok menjelang kiamat akan turun kembali.
JAWAB:
Kalian betul-betul menampakkan kebodohan kalian, siapakah yang mengatakan bahwa Isa atau yesus kalian akan naik kesorga…?, Al-Qur’an tidak pernah mengatakan begitu…, dalam Al-Qur’an tidak pernah tertulis, bahwa Isa naik kesorga. Anda telah keliru dalam menafsirkan ayat.
Para cendikiawan Islam, justru kalian yang berbeda pandangan. Para ummat Islam yakin dan percaya bahwa Isa tidak mati disalib, tapi yang disalib itu adalah orang yang diserupakan dengan Nabi Isa. Isa telah diangkat oleh Allah SWT kepada-Nya. Kata “ kepada-Nya” menandakan kekuasaan Allah SWT terhadap hukum alam yang dianut oleh manusia. Tidak ada dalam Al-Qur’an yang mengatakan bahwa Allah SWT mengangkatnya ke sorga. Hanya kalianlah yang mengatakan demikian. Lalu mungkin kalian bertanya;
1. lalu dimanakah Yesus sekarang..?.
2. dan mengapa Tuhan tidak menulis bahwa dia (Yesus) diangkat ke sorga..?
Jawabannya adalah dalam;
1. Dalam QS 51. Adz Dzariyaat 56 “dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. Dari ayat tersebut menandakan bahwa ada dunia jin dan ada dunia manusia. Jika saya mengatakan bahwa Yesus kalian ditempatkan didunia jin atau di tempat lain, apakah kalian bisa membuktikannya dengan dalil..?, sebab dalam Islam sendiri, Sorga belum terisi hingga kiamat datang dan masing-masing manusia terlebih dahulu di hizab dipadang mazhar, barulah masuk Sorga atau Neraka. Kemudian dalam islam juga di beritakan bahwa; Isa akan turun menjadi hakim yang adil yakni membunuh dajjal, mematahkan salib dan membunuh babi, bahkan isa akan hidup sebagaimana manusia biasa, dan hidup sampai semua dajjal mati, juga akan menunaikan haji sesuai yang di syariatkan Nabi Muhammad SAW, karena ketika beliau ada dibumi , kaum yahudi berusaha untuk membunuhnya. Dan dalam Islam juga dijelaskan bahwa nabi Isa ketika ummat Islam ketika itu memintanya menjadi imam, dia (Yesus) pun menolaknya dan berkata: “ kalianlah yang mengimani sebagian yang lain” setelah tugas yang dibebankan Allah SWT kepadanya, barulah Isa meninggal layaknya meninggalnya ummat Islam.
2. Allah SWT mengetahui apa saja yang akan terjadi atas apa yang telah dilakukan hambaNya. Al-Qur’an saja tidak memberitakan bahwa isa naik ke sorga. Tetapi justru kalian mengatakan demikian. Mana dalilnya..? yang mengatakan Allah SWT mengangkat dia (Yesus) ke sorga…?. Kalian sungguh pandai memutar balikkan fakta, sehingga Allah SWT memberi gelar kepada kalian “ Ahli Kitab” yaitu perusak wahyu Allah.
(QS 4:157-158)
157. dan karena Ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]", Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
[378] Mereka menyebut Isa putera Maryam itu Rasul Allah ialah sebagai ejekan, karena mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Isa itu.
158. tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya[379]. dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
[379] Ayat ini adalah sebagai bantahan terhadap anggapan orang-orang Yahudi, bahwa mereka telah membunuh Nabi Isa a.s.
Berdasarkan ayat di atas, sebagaimana uraian sebelumnya, kata “mengangkat kepada-Nya”, bermakna, bahwa Allah SWT mengangkat berdasarkan kekuasaan Allah SWT. Dan Isa tidak diketahui keberadaannya, hingga saatnya Isa turun.
Sebagaimana kekhawatiran kalian bahwa isa di salib ataupu tidak adalah merupakan kebingungan kalian sendiri. karena jika Yesus disalib pada Jumat menjelang malan, itu artinya Yesus hanya tidak tinggal dalam rahim bumi selama tiga hari tiga malam, tetapi hanya tinggal dua malam satu hari, sebagaimana tanda yang diberikan kepada orang farisi. Tetapi jika Yesus disalib pada hari Rabu, berarti dia (Yesus) tinggal selama tiga hari tiga malam tetapi menyalahi keyakinan kalian yang mengatakan Yesus disalib pada hari Jumat; untuk lebih jelaskan saya uraikan berdasarkan awal tanda yang diberikan Yesus kepada orang-orang farisi.
Nama yang diberikan kepada Maryam untuk anaknya sebelum dilahirkan adalah Yesus (Isa) yang diberikan oleh Jibril (roh kudus) bukan Almasih. Ia mengaku dirinya "Almasih", sesudah dibaptis oleh Yohanes Pembabtis (Yahya Alaihissalam). Terhadap gelar ini, bangsa Yahudi tidak sepenuhnya menerima. Oleh karena itu mereka meminta suatu tanda!.
Dalam Injil Matius menjelaskankan tentang ahli Taurat dan orang Farisi yang datang kepada Yesus untuk meminta tanda itu. Mereka berkata, "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu." (Matius 12:3 8)
Orang Farisi tersebut menuntut hakikat dari kebenaran yang dibawan oleh Yesus sebagai bukti atau tanda bahwa dia adalah Rasul Allah SWT. Karena mereka menganggap mukjizat nabi Isa hanyalah permainan sihir dari para peramal atau dukun pembuat jampi-jampi. Dan ketika itu Yesus menjawab permintaan orang Yahudi itu dengan keras dan kasar. Ia berucap, "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam." (Matius 12:339-40).
Itulah tanda yang diberikan kepada orang Farisi tersebut, “ bahwa Nabi Yunus tinggal di dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam, dengan demikian anak manusia (seperti aku) akan tinggal didalam rahim bumi tiga hari tiga malam. Tetapi apakah tanda itu dapat dibuktikan oleh Nabi Isa setelah dirinya disalib…?.
Orang Nasrani percaya kalau Nabi Yunus dapat hidup dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam mengarungi lautan hingga memuntahkannya di bibir pantai. Hal itu mereka dasari atas pernyataan Tuhan Yesus mereka, dengan merujuk pada (Matius 12:339-40) di atas.
Nah ketika penyaliban terjadi, masih terjadi perbedaan tentang kapan Yesus di salib. Tetapi ummat yang percaya meyakini bahwa yesus disalib pada hari jumat, tetapi perlu diingat hari sabtu adalah hari yang suci bagi ummat Yahudi, begitu besar perhatian mereka pada hari Sabtu. Demi mensucikan hari Sabtu maka mayat Yesus segera diturunkan dari atas kayu salibnya.
Demikianlah yang telah dilakukan oleh murid-murid rahasia Yesus kepada Pilatus. Mereka meminta agar diperbolehkan menurunkan mayat Yesus dan menguburkannya menurut adat bangsa Yahudi. Mereka memandikannya, mengafaninya dengan kain lenen dan membubuhinya dengan rempah-rempah sesuai tradisi bangsa Yahudi (Yohanes 19:39). Setelah itu mereka memasukkan mayat yang sudah dikafani itu ke dalam tanah galian kuburan menjelang malam.
Ketika orang Nasrani ditanya soal “ apakah Yesus sudah menepati janjinya, sesuai dengan (Matius 12:339-40)...?, mereka menjawab “Sudah”. Dan di antara berbagai golongan dan mazhab yang beraneka ragam dalam agama Masehi terdapat banyak perselisihan dan perbedaan. Namun untuk mengatasi perselisihan itu mereka telah bersepakat untuk MENDUGA bahwa Yesus berada dalam kubur pada Jumat malam (malam sabtu), seperti dugaan mereka Yesus masih berada di dalam kuburnya pada pagi hari Sabtu. Mereka juga MENDUGA Yesus masih di dalam kuburnya pada Sabtu malam (malam Minggu). Mengenai dugaan ini umat Masehi telah bersepakat dengan sepenuh hati.
Dalam kitab suci umat Nasrani sendiri dikatakan bahwa Yesus dikubur sore hari jumat menjelang matahari terbenam, dan sudah tidak diketemukan lagi mayatnya dalam kubur pada pagi hari Ahad sebelum matahari terbit (lihat uraian dalam tabel). Dengan demikian jelaslah, Yesus tinggal di dalam kuburannya bukan tiga hari tiga malam (seperti yang dikatakan para penginjil), tetapi hanya sehari dua malam!
Dari pengamatan terhadap keterangan kitab suci kaum Masehi itu kita melihat untuk kedua kalinya Yesus telah gagal "membuktikan janjinya":
Pertama, ketika Yesus berbeda dengan Yunus. Yunus berada dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam dalam keadaan hidup. Tapi Yesus sebaliknya ia mati kemudian bangkit dari tengah-tengah orang mati itu.
Kedua, ketika terungkap bahwa tiga hari tiga malam yang dinyatakan dengan tegas oleh semua Injil itu setelah diselidiki ternyata hanya sehari dua malam. Maria Magdalena pergi ke kuburannya menjelang fajar menyingsing pagi hari ahad (minggu), tetapi Yesus sudah tidak ada lagi di kuburannya, yang terjadi adalah kafan yang dikenakannya telah terlipat dilantai kuburan, dan batu kuburan telah terkongkar.
Kesimpulan Matius 12:339-40:
1. Jika Yesus mati dalam kubur atau rahim bumi, berarti Yesus tidak dapat membuktikan kepada orang Farisi tentang tanda yang telah dia (Yesus) janjikan, yakni hidup selama tiga hari tiga malam, seperti hidupnya Nabi Yunus dalam perut ikan; pantaskah Tuhan berbohong…?
2. Jika Yesus hidup dalam kubur atau rahim bumi sesuai dengan (Matius 12:339-40), maka bagaimana dengan injil dan iman kalian yang mengatakan bahwa Yesus mati kemudian bangkit lagi….?
3. Lalu berapa lama Yesus dalam kubur atau rahim bumi, apakah tiga hari tiga malam sesuai dengan (Matius 12:339-40), ataukah dua malam satu hari…?
4. Jika Yesus disalib pada hari Rabu sore menjelang malam…, berarti janji tiga hari tiga malam dalam rahim bumi terpenuhi sesuai dengan (Matius 12:339-40).…., tetapi menyalahi keyakinan kalian yang mengatakan yesus disalib pada hari jumat, akan batal dengan sendirinya.
5. Ataukah Yesus disalib tetap pada hari Jumat sesuai iman kalian, dan mengabaikan janjinya tiga hari tiga malam itu sesuai dengan (Matius 12:339-40). Karena jika Yesus disalib pada hari jumat, berarti Yesus hanya tinggal dalam rahim bumi selama dua malam satu hari. Pantaskah Tuhan berbohong…?
Sungguh pertanyaan yang susah dijawab, teapi saya berharap berpikirlah dengan jernih, supaya mendapat berkah dari apa yang kalian kerjakan.
Setelah Yesus tinggal dalam rahim bumi atau kuburan selama tiga hari tiga malam sesuai dengan (Matius 12:339-40). Ataukah Cuma dua malam satu hari, yesus telah dikafani layaknya orang muslim. Sebagaimana ayat berikut; “ Yesus meninggal dunia diberi kain kafan (Matius 27:59; Yohanes 19:40)”.
Kemudian (Qs. 19:33) bermakna:
Sebelum kita membahas QS 19:33, alangkah baiknya kita melihat ayat sebelumnya yakni QS 19:30 yang berbunyi sbb: “Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Maryam: 30
Pada ayat di atas, Isa mengakui bahwa Dia (Yesus) adalah seorang hamba, sehingga dia (Yesus) diberi oleh Allah SWT kitab Injil, jadi bukan agama. Kitab itulah yang bermakna sebagai karunia dari Tuhannya yaitu Allah SWT. Kemudia pada ayat selanjutnya berbunyi sbb:
“dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; Maryam: 31
Karena karunia Tuhanlah yaitu Allah SWT, sehingga dia diberkati dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan dibekali mukjizad dari Tuhan-Nya. Dan Dia (Allah SWT) memerintahkan kepada Isa untuk mendirikan sholat dan menunaikan zakat selama hidupnya. Tetapi anehnya kalian telah mengagumkan Yesus tetapi perintahnya kalian tidak ikuti yakni “mendirikan sholat dan menunaikan zakat” aneh kan…?, bahkan yang kalian lakukan adalah ucapan Paulus. Kemudian ayat selanjutnya adalah sbb;
“dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.” Maryam: 32
Yesus berdasarkan ayat ini, sungguh Nabi dan rasul Allah SWT yang benar dan Sholeh, yesus bahkan berucap bahwa, Allah SWT telah membuat dirinya berbakti kepada ibundanya (Maryam), dan dia (Allah SWT) telah menjadikan dirinya seorang yang tidak sombong lagi celaka, sehingga dia (yesus) “diselamatkan dari peyaliban” berdasarkan ayat QS 4: 57.
33. dan Kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaKu, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". Maryam:33
Dari surah Maryam ayat 33 di atas, merupakan bentuk rasa syukurnya kepada Allah SWT, sehingga Isa memohon kepada Allah agar diberi Kesejahteraan dilimpahkan kepada (Isa), mulai dari lahir, mati dan dibangkitkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kontradiksi dalam Al-Qur’an baik (QS 4:157-158) dengan (Qs. 19:33) ataupun dengan ayat yang lainnya.
jawaban 3 & 4
†KONTRA BERTANYA:
3 BENARKAH DIJAMAN FIRAUN ADA PENYALIBAN?
Fir`aun berkata: "Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini); demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik, kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya." QS 7: 123 - 124
Bukankah penyaliban baru dikenal pada jaman penjajahan Romawi? Dari mana ya Firaun dapat ide untuk menyalib? Dari Muhammad kah?
JAWAB:
123. Fir'aun berkata: "Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, Sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; Maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini);
124. Demi, Sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik[555], kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya."
[555] Maksudnya: tangan kanan dan kaki kiri dan sebaliknya.
Sebagai raja yang lalim sekaliber Fir’aun semua jenis hukum tentu dia tahu, jangankan hukuman salib, hukuman bakar dengan menggunakan ketapel raksasa juga pernah dibuatnya untuk membunuh Ibrahim. Jadi bukan dapat ilmu dari Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW kan lahir sesudah mereka dan bahkan sesudah Nabi Isa. Jadi tak mungkinlah ide itu didapat dari Nabi Muhammad SAW. Lagi pula ide penyaliban itu terjadi sebelum Nabi Muhammad SAW lahir.
Pertanyaan yang paling bangus adalah mengapa Nabi Muhammad SAW tahu tentang kekejaman Fir’aun itu. Jika itu pertanyaannya, maka jawabnya adalah, Allah SWT yang mengabarkan kepada Muhammad SAW dalam bentuk wahyu melalui Jibril (Roh Kudus). Dan itu telah tertulis dalam Al-Qur’an sebagaimana berikut:
“ Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui.” QS 12 Yusuf :3
“ Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman”. QS 12 Yusuf 111
QS. 10 YUNUS ;37;38
37. Tidaklah mungkin Al Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
38. Atau (patutkah) mereka mengatakan: "Muhammad membuat-buatnya." Katakanlah: "(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar."
†KONTRA BERTANYA:
4. SIAPAKAH YANG MENYESATKAN MANUSIA ?
Yang menyesatkan manusia adalah Setan (Qs. 15:39, 4:119-120,).
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
Hal ini bertentangan dengan QS 4:88
……Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barang siapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya
Mengapa watak iblis sama dengan watak Allah? Sama sama menyesatkan!
Jawab:
Memang pemahaman Kristen yang sejak lahir tak menggunakan akal dan pikiran ya.., seperti itulah cara memandang ayat-ayat Allah SWT. Yang kontra dalam Al-Kitab dinilai aman-aman saja. Sementara yang sempurna dikatakan kontra.
Baik saya akan menjawab pertanyaan anda (Qs. 15:39, 4:119-120,):
39. iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.
Ayat diatas, menunjukkan ketika awal terciptanya Adam AS yang memiliki ilmu pengetahuan lebih dibanding dengan malaikat-malaikat yang lainnya, sehingga Allah SWT memerintahkan kepada Adam AS untuk menjelaskan Ilmu yang dimaksud oleh Allah SWT itu. Nah ketika Nabi Adam AS menyampaikan presentase dihadapan para Malaikat, maka Allah SWT memerintahkan untuk mengulangi apa-apa saja yang telah dipresentasekan oleh Nabi Adam AS. Tetapi para malaikat tersebut tidak mampu melakukannya kecuali apa saja yang telah diajarkan oleh Allah SWT. Olehnya itu Allah SWT memerintahkan malaikat untuk sujud kepada Nabi Adam AS karena ilmunya bukan karena menuhankannya. Akan tetapi Iblis tidak mau sujud QS. 15:31. Ketika itu Allah SWT bertanya kepada iblis : "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?"QS 15:32; Dan iblis menjawab pada ayat selanjutnya: “Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk". QS 15:33; kemudian; “Allah berfirman: "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, QS 15:34; “dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat". QS 15:35; kemudian Iblis telah memohon kepada Allah SWT sbb:
Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri TANGGUHlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan".QS 15:36
Ayat di atas telah memperlihatkan suatu peristiwa dimana Iblis telah memohon kepada Allah SWT untuk memberi-Nya kekuatan hingga hari dimana manusia dibangkitkan. Lalu Allah SWT memberikan apa yang diminta oleh Iblis. Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi TANGGUH”, QS 15:37. “sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan" QS 15:38.
Berdasarkan uraian peristiwa tersebut di atas, maka sampailah pada ayat yang telah anda pertanyakan yakni QS 15: 39 dimana bunyinya sbb:
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, QS 15:39. Kemudian Allah menyambut pertanyaan Allah dengan QS 15: 40-42 yaitu: “40. kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka". “41. Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya).” 42. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.
Pada ayat QS 15:42 adalah firman Allah SWT yang bersifat mengikat bahwa, tidak ada kuasa bagi-mu (Iblis) terhadap mereka yang taat (Sholeh), kecuali orang-orang yang mengikuti kamu (iblis), yaitu orang-orang yang sesat (berada dijalan setan). Jadi orang-orang yang sesat itu adalah orang yang telah mengikuti Iblis yang telah melakukan pembangkangan terhadap Allah SWT.
Sementara ayat QS 4 An Nisaa’ :119-120
Sebelum kita membahas QS An Nisaa’ ayat 119-120, alangkah baiknya kita mulai dari awal kisah atau peristiwa dimana Allah SWT telah menetapkan seseorang itu sesat dan menempuh jalan setan;
Allah SWT adalah Tuhan yang Pemurah dan Penyayang, juga pengasih dan pemaaf, sehingga sejak awal kejadian manusia yakni terciptanya Nabi Adam AS sesuai uraian di atas, maka Allah SWT telah menetapkan:
1. Bahwa pengikut Iblis adalah golongan setan yang menpunyai keimanan yang sesat. Hal itu jika manusia tersebut ingkar dari nikmat yang Allah SWT berikan. Maka Allah SWT menghadikannya dengan Api Neraka.
2.jika menusia berjalan atau beriman atas dasar ketaqwaanNya kepada Allah SWT semata bukan yang lain, maka Allah memasukkanya kedalam orang-orang yang Kaffah, maka Allah SWT akan memberikan hadiah Sorga.
3. Jika manusia yang tadinya pengikut Iblis atau pemuja setan, dan apabila sebelum akhir hayatnya (mati) mereka bertobat dengan sebenar-nya tobat, maka Allah SWT akan penerima tobat mereka, dan menempatkannya bersama orang-orang yang sholeh (Husnul Khotimah). Disinilah Allah SWT sebagai Maha pemaaf, Pengampun, pengasih dan juga Maha penyayang.
4. Akan tetapi jika manusia yang tadinya tergolong orang sholeh, tetapi ketika diakhir hayatnya (mati) mereka mengikuti langkah2 setan ( Su’ul Khatimah), maka Allah SWT akan melaknatnya dengan siksaan yang pedih. Dan ini banyak ancaman Allah SWT kepada Manusia supaya kita sadar akan nikmat yang telah di berikan-Nya kepada kita.
Pada ayat QS 4 An Nisaa’ :116 yakni:
116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
117. yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala[349], dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,
[349] Asal makna Inaatsan ialah wanita-wanita. patung-patung berhala yang disembah Arab Jahiliyah itu biasanya diberi nama dengan Nama-nama perempuan sebagai Laata, Al Uzza dan Manah. dapat juga berarti di sini orang-orang mati, benda-benda yang tidak berjenis dan benda-benda yang lemah.
Dari firman Allah SWT dari awal Peristiwa QS. An-Nisaa’ ayat 116 Allah SWT menekankan bahwa, Allah SWT tidak akan mengampuni dosa suatu kaum jika kaum itu telah meyekutukannya dengan sesuatu seperti (patung, matahari, tuhan 3 dll). Sekali lagi Allah SWT tidak mengampuni orang yang menyekutukan-Nya dengan sesuatu, tetapi Allah SWT akan mengampuni dosa selain itu (Syirik), bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Lalu mungkin kalian bertanya mengapa Allah SWT menutup ayat dengan kalimat “bagi siap yang dikehendaki-Nya”, karena Allah SWT tahu bahwa manusia itu beriman dimulut mereka tapi bohong dalam hati mereka, Allah SWT maha mengetahui sesuatu yag lahir dan yang bathin.
Dan ayat 117 itu adalah lanjutan ayat sebelumnya yakni ayat 116 di atas. Pada ayat 117 telah tekankan lagi “ yang mereka sembah selain Allah itu” dst…… jadi jika kalian menyembah berhala menurut ayat 117 di atas, maka kalian hanya mendapat pahala berhala. Apa pahala berhala itu…?, pahala berhala itu adalah capek. Artinya anda telah melakukan hal yang sia-sia. Ayat diatas juga menyinggung orang-orang yang menyembah patung seperti patung Yesus dan bunda Marya. Pada hal Nabi Isa melarang membuat patung apalagi menyembahnya. Hal ini telah tertulis dalam 10 Perintah Tuhan di Exodus 20:4-5 Allah melarang manusia membuat patung apa pun:
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku [Exodus 20:4-5].
Nah dengan menyembah patung Yesus dan Bunda Marya, apakah itu tidak mendatangkan murka Allah SWT?, Allah SWT sangat murka kepada orang yang menyekutukannya dengan sesuatu. Kemudian pada ayat berikut, diabadikan dalam Al-Qur’an, orang yang dilaknati Allah SWT yaitu orang-orang durhaka termasuk setan, yang Allah telah tetapkan untuk penghuni Neraka. Jadi bukan manusianya secara umum akan tetapi manusia yang durhaka kepada Allah yang dimaksud dalam ayat berikut:
118. yang dila'nati Allah dan syaitan itu mengatakan: "Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya)[350],
[350] Pada tiap-tiap manusia ada persediaan untuk baik dan ada persediaan untuk jahat, syaitan akan mempergunakan persediaan untuk jahat untuk mencelakakan manusia.
Allah SWT telah menyiapkan Sorga bagi yang Sholeh dan Neraka bagi yang salah. Sehingga tepatlah ayat diatas, karena manusia itu akan terbagi dua di akhirat nanti, yakni manusia masuk sorga bagi yang sholeh dan Manusia masuk Neraka bagi yang salah.
119. dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya[351], dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya[352]". Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, Maka Sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
[351] Menurut kepercayaan Arab jahiliyah, binatang-binatang yang akan dipersembahkan kepada patung-patung berhala, haruslah dipotong telinganya lebih dahulu, dan binatang yang seperti ini tidak boleh dikendarai dan tidak dipergunakan lagi, serta harus dilepaskan saja.
[352] Meubah ciptaan Allah dapat berarti, mengubah yang diciptakan Allah seperti mengebiri binatang. ada yang mengartikannya dengan meubah agama Allah.
Berdasarkan ayat 119 diatas, yang dimaksud “dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka” dalam ayat ini Allah telah memberitahukan kepada kita ummatnya, bahwa yang dimaksud disini adalah yang telah diterangkan pada ayat sebelumnya yakni orang-orang yang menyekutukannya dengan sesuatu hingga akhir hayatnya (Su’ul Khatimah) tadi. Dan ketika yang Su’ul Khatimah masih hidup maka Allah SWT akan memberikan angan-angan kosong (ucapan yang tdk didasari pengetetahuan alias bodoh), membayangkan akan masuk sorga padahal yang didapat adalah Neraka.
120. syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, Padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
Kemudian sifat yang disebut pada ayat 199 diatas, Allah SWT jelaskan lagi pada ayat 120 bahwa, janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong adalah perbuatan Syaitan. Dan pada akhir ayat tersebut Allah SWT menyerukan bahwa: Padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
Kemudian Ayat QS 4 An Nisaa’ :88 sbb:
88. Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan[328] dalam (menghadapi) orang-orang munafik, Padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah[329]? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.
[328] Maksudnya: golongan orang-orang mukmin yang membela orang-orang munafik dan golongan orang-orang mukmin yang memusuhi mereka.
[329] Disesatkan Allah berarti: bahwa orang itu sesat berhubung keingkarannya dan tidak mau memahami petunjuk-petunjuk Allah. dalam ayat ini, karena mereka itu ingkar dan tidak mau memahami apa sebabnya Allah menjadikan nyamuk sebagai perumpamaan, Maka mereka itu menjadi sesat.
Dari ayat di atas, tidak ada yang bertentangan dengan (Qs. 15:39, 4:119-120,), bahkan saling mendukung, karena ayat sebelumnya mencerikatan manusia yang Sholeh yang akan masuk Sorga dan Manusia yang salah yang akan masuk Neraka. Dan menurut ayat 88 surat An Nisaa’ adalah manusia akan terpecah menjadi dua yakni yang sholeh dan yang salah. Dan dalam ayat selanjutnya Allah SWT mengetahui bahwa ada diantara kaum mukmin yang membela kaum munafik, dan itu sudah terjadi sekarang ini.
Kesimpulan (Qs. 15:39, 4:119-120,) dan QS 4:88 adalah:
1. Pada surah Qs. 15:39, 4:119-120 telah menceritakan tentang pembangkangan Iblis, lalu manusia itu ada yang sholeh dan ada yang salah. Yang sholeh adalah manusia yang taat kepada perintah Allah SWT, sedangkan yang salah adalah mendustainya dengan jalan menyekutukannya dengan sesuatu termasuk patung. Saya menggunakan kata “ mendustai” karena manusia telah diberi karuniah dari Allah SWT, tetapi mereka itu telah ingkar atas karunia dari Allah itu.
2. QS 4 :88 telah kembali menjelaskan bahwa, dari dua kelompok itu ada yang sholeh ada yang salah. Nah yang Sholeh (Mukmin) itu akan menjadi kelompok lagi yakni ada yang menpunyai keyakinan teguh dan ada yang lunak terhadap orang-orang munafik. Nah kalau saya tergolong kedalam yang teguh terhadap orang-orang munafik. Jika mereka salah ya salah jangan ada toleransi.
3 BENARKAH DIJAMAN FIRAUN ADA PENYALIBAN?
Fir`aun berkata: "Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini); demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik, kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya." QS 7: 123 - 124
Bukankah penyaliban baru dikenal pada jaman penjajahan Romawi? Dari mana ya Firaun dapat ide untuk menyalib? Dari Muhammad kah?
JAWAB:
123. Fir'aun berkata: "Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, Sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; Maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini);
124. Demi, Sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik[555], kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya."
[555] Maksudnya: tangan kanan dan kaki kiri dan sebaliknya.
Sebagai raja yang lalim sekaliber Fir’aun semua jenis hukum tentu dia tahu, jangankan hukuman salib, hukuman bakar dengan menggunakan ketapel raksasa juga pernah dibuatnya untuk membunuh Ibrahim. Jadi bukan dapat ilmu dari Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW kan lahir sesudah mereka dan bahkan sesudah Nabi Isa. Jadi tak mungkinlah ide itu didapat dari Nabi Muhammad SAW. Lagi pula ide penyaliban itu terjadi sebelum Nabi Muhammad SAW lahir.
Pertanyaan yang paling bangus adalah mengapa Nabi Muhammad SAW tahu tentang kekejaman Fir’aun itu. Jika itu pertanyaannya, maka jawabnya adalah, Allah SWT yang mengabarkan kepada Muhammad SAW dalam bentuk wahyu melalui Jibril (Roh Kudus). Dan itu telah tertulis dalam Al-Qur’an sebagaimana berikut:
“ Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui.” QS 12 Yusuf :3
“ Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman”. QS 12 Yusuf 111
QS. 10 YUNUS ;37;38
37. Tidaklah mungkin Al Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
38. Atau (patutkah) mereka mengatakan: "Muhammad membuat-buatnya." Katakanlah: "(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar."
†KONTRA BERTANYA:
4. SIAPAKAH YANG MENYESATKAN MANUSIA ?
Yang menyesatkan manusia adalah Setan (Qs. 15:39, 4:119-120,).
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
Hal ini bertentangan dengan QS 4:88
……Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barang siapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya
Mengapa watak iblis sama dengan watak Allah? Sama sama menyesatkan!
Jawab:
Memang pemahaman Kristen yang sejak lahir tak menggunakan akal dan pikiran ya.., seperti itulah cara memandang ayat-ayat Allah SWT. Yang kontra dalam Al-Kitab dinilai aman-aman saja. Sementara yang sempurna dikatakan kontra.
Baik saya akan menjawab pertanyaan anda (Qs. 15:39, 4:119-120,):
39. iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.
Ayat diatas, menunjukkan ketika awal terciptanya Adam AS yang memiliki ilmu pengetahuan lebih dibanding dengan malaikat-malaikat yang lainnya, sehingga Allah SWT memerintahkan kepada Adam AS untuk menjelaskan Ilmu yang dimaksud oleh Allah SWT itu. Nah ketika Nabi Adam AS menyampaikan presentase dihadapan para Malaikat, maka Allah SWT memerintahkan untuk mengulangi apa-apa saja yang telah dipresentasekan oleh Nabi Adam AS. Tetapi para malaikat tersebut tidak mampu melakukannya kecuali apa saja yang telah diajarkan oleh Allah SWT. Olehnya itu Allah SWT memerintahkan malaikat untuk sujud kepada Nabi Adam AS karena ilmunya bukan karena menuhankannya. Akan tetapi Iblis tidak mau sujud QS. 15:31. Ketika itu Allah SWT bertanya kepada iblis : "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?"QS 15:32; Dan iblis menjawab pada ayat selanjutnya: “Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk". QS 15:33; kemudian; “Allah berfirman: "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, QS 15:34; “dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat". QS 15:35; kemudian Iblis telah memohon kepada Allah SWT sbb:
Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri TANGGUHlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan".QS 15:36
Ayat di atas telah memperlihatkan suatu peristiwa dimana Iblis telah memohon kepada Allah SWT untuk memberi-Nya kekuatan hingga hari dimana manusia dibangkitkan. Lalu Allah SWT memberikan apa yang diminta oleh Iblis. Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi TANGGUH”, QS 15:37. “sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan" QS 15:38.
Berdasarkan uraian peristiwa tersebut di atas, maka sampailah pada ayat yang telah anda pertanyakan yakni QS 15: 39 dimana bunyinya sbb:
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, QS 15:39. Kemudian Allah menyambut pertanyaan Allah dengan QS 15: 40-42 yaitu: “40. kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka". “41. Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya).” 42. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.
Pada ayat QS 15:42 adalah firman Allah SWT yang bersifat mengikat bahwa, tidak ada kuasa bagi-mu (Iblis) terhadap mereka yang taat (Sholeh), kecuali orang-orang yang mengikuti kamu (iblis), yaitu orang-orang yang sesat (berada dijalan setan). Jadi orang-orang yang sesat itu adalah orang yang telah mengikuti Iblis yang telah melakukan pembangkangan terhadap Allah SWT.
Sementara ayat QS 4 An Nisaa’ :119-120
Sebelum kita membahas QS An Nisaa’ ayat 119-120, alangkah baiknya kita mulai dari awal kisah atau peristiwa dimana Allah SWT telah menetapkan seseorang itu sesat dan menempuh jalan setan;
Allah SWT adalah Tuhan yang Pemurah dan Penyayang, juga pengasih dan pemaaf, sehingga sejak awal kejadian manusia yakni terciptanya Nabi Adam AS sesuai uraian di atas, maka Allah SWT telah menetapkan:
1. Bahwa pengikut Iblis adalah golongan setan yang menpunyai keimanan yang sesat. Hal itu jika manusia tersebut ingkar dari nikmat yang Allah SWT berikan. Maka Allah SWT menghadikannya dengan Api Neraka.
2.jika menusia berjalan atau beriman atas dasar ketaqwaanNya kepada Allah SWT semata bukan yang lain, maka Allah memasukkanya kedalam orang-orang yang Kaffah, maka Allah SWT akan memberikan hadiah Sorga.
3. Jika manusia yang tadinya pengikut Iblis atau pemuja setan, dan apabila sebelum akhir hayatnya (mati) mereka bertobat dengan sebenar-nya tobat, maka Allah SWT akan penerima tobat mereka, dan menempatkannya bersama orang-orang yang sholeh (Husnul Khotimah). Disinilah Allah SWT sebagai Maha pemaaf, Pengampun, pengasih dan juga Maha penyayang.
4. Akan tetapi jika manusia yang tadinya tergolong orang sholeh, tetapi ketika diakhir hayatnya (mati) mereka mengikuti langkah2 setan ( Su’ul Khatimah), maka Allah SWT akan melaknatnya dengan siksaan yang pedih. Dan ini banyak ancaman Allah SWT kepada Manusia supaya kita sadar akan nikmat yang telah di berikan-Nya kepada kita.
Pada ayat QS 4 An Nisaa’ :116 yakni:
116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
117. yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala[349], dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,
[349] Asal makna Inaatsan ialah wanita-wanita. patung-patung berhala yang disembah Arab Jahiliyah itu biasanya diberi nama dengan Nama-nama perempuan sebagai Laata, Al Uzza dan Manah. dapat juga berarti di sini orang-orang mati, benda-benda yang tidak berjenis dan benda-benda yang lemah.
Dari firman Allah SWT dari awal Peristiwa QS. An-Nisaa’ ayat 116 Allah SWT menekankan bahwa, Allah SWT tidak akan mengampuni dosa suatu kaum jika kaum itu telah meyekutukannya dengan sesuatu seperti (patung, matahari, tuhan 3 dll). Sekali lagi Allah SWT tidak mengampuni orang yang menyekutukan-Nya dengan sesuatu, tetapi Allah SWT akan mengampuni dosa selain itu (Syirik), bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Lalu mungkin kalian bertanya mengapa Allah SWT menutup ayat dengan kalimat “bagi siap yang dikehendaki-Nya”, karena Allah SWT tahu bahwa manusia itu beriman dimulut mereka tapi bohong dalam hati mereka, Allah SWT maha mengetahui sesuatu yag lahir dan yang bathin.
Dan ayat 117 itu adalah lanjutan ayat sebelumnya yakni ayat 116 di atas. Pada ayat 117 telah tekankan lagi “ yang mereka sembah selain Allah itu” dst…… jadi jika kalian menyembah berhala menurut ayat 117 di atas, maka kalian hanya mendapat pahala berhala. Apa pahala berhala itu…?, pahala berhala itu adalah capek. Artinya anda telah melakukan hal yang sia-sia. Ayat diatas juga menyinggung orang-orang yang menyembah patung seperti patung Yesus dan bunda Marya. Pada hal Nabi Isa melarang membuat patung apalagi menyembahnya. Hal ini telah tertulis dalam 10 Perintah Tuhan di Exodus 20:4-5 Allah melarang manusia membuat patung apa pun:
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku [Exodus 20:4-5].
Nah dengan menyembah patung Yesus dan Bunda Marya, apakah itu tidak mendatangkan murka Allah SWT?, Allah SWT sangat murka kepada orang yang menyekutukannya dengan sesuatu. Kemudian pada ayat berikut, diabadikan dalam Al-Qur’an, orang yang dilaknati Allah SWT yaitu orang-orang durhaka termasuk setan, yang Allah telah tetapkan untuk penghuni Neraka. Jadi bukan manusianya secara umum akan tetapi manusia yang durhaka kepada Allah yang dimaksud dalam ayat berikut:
118. yang dila'nati Allah dan syaitan itu mengatakan: "Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya)[350],
[350] Pada tiap-tiap manusia ada persediaan untuk baik dan ada persediaan untuk jahat, syaitan akan mempergunakan persediaan untuk jahat untuk mencelakakan manusia.
Allah SWT telah menyiapkan Sorga bagi yang Sholeh dan Neraka bagi yang salah. Sehingga tepatlah ayat diatas, karena manusia itu akan terbagi dua di akhirat nanti, yakni manusia masuk sorga bagi yang sholeh dan Manusia masuk Neraka bagi yang salah.
119. dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya[351], dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya[352]". Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, Maka Sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
[351] Menurut kepercayaan Arab jahiliyah, binatang-binatang yang akan dipersembahkan kepada patung-patung berhala, haruslah dipotong telinganya lebih dahulu, dan binatang yang seperti ini tidak boleh dikendarai dan tidak dipergunakan lagi, serta harus dilepaskan saja.
[352] Meubah ciptaan Allah dapat berarti, mengubah yang diciptakan Allah seperti mengebiri binatang. ada yang mengartikannya dengan meubah agama Allah.
Berdasarkan ayat 119 diatas, yang dimaksud “dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka” dalam ayat ini Allah telah memberitahukan kepada kita ummatnya, bahwa yang dimaksud disini adalah yang telah diterangkan pada ayat sebelumnya yakni orang-orang yang menyekutukannya dengan sesuatu hingga akhir hayatnya (Su’ul Khatimah) tadi. Dan ketika yang Su’ul Khatimah masih hidup maka Allah SWT akan memberikan angan-angan kosong (ucapan yang tdk didasari pengetetahuan alias bodoh), membayangkan akan masuk sorga padahal yang didapat adalah Neraka.
120. syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, Padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
Kemudian sifat yang disebut pada ayat 199 diatas, Allah SWT jelaskan lagi pada ayat 120 bahwa, janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong adalah perbuatan Syaitan. Dan pada akhir ayat tersebut Allah SWT menyerukan bahwa: Padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
Kemudian Ayat QS 4 An Nisaa’ :88 sbb:
88. Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan[328] dalam (menghadapi) orang-orang munafik, Padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah[329]? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.
[328] Maksudnya: golongan orang-orang mukmin yang membela orang-orang munafik dan golongan orang-orang mukmin yang memusuhi mereka.
[329] Disesatkan Allah berarti: bahwa orang itu sesat berhubung keingkarannya dan tidak mau memahami petunjuk-petunjuk Allah. dalam ayat ini, karena mereka itu ingkar dan tidak mau memahami apa sebabnya Allah menjadikan nyamuk sebagai perumpamaan, Maka mereka itu menjadi sesat.
Dari ayat di atas, tidak ada yang bertentangan dengan (Qs. 15:39, 4:119-120,), bahkan saling mendukung, karena ayat sebelumnya mencerikatan manusia yang Sholeh yang akan masuk Sorga dan Manusia yang salah yang akan masuk Neraka. Dan menurut ayat 88 surat An Nisaa’ adalah manusia akan terpecah menjadi dua yakni yang sholeh dan yang salah. Dan dalam ayat selanjutnya Allah SWT mengetahui bahwa ada diantara kaum mukmin yang membela kaum munafik, dan itu sudah terjadi sekarang ini.
Kesimpulan (Qs. 15:39, 4:119-120,) dan QS 4:88 adalah:
1. Pada surah Qs. 15:39, 4:119-120 telah menceritakan tentang pembangkangan Iblis, lalu manusia itu ada yang sholeh dan ada yang salah. Yang sholeh adalah manusia yang taat kepada perintah Allah SWT, sedangkan yang salah adalah mendustainya dengan jalan menyekutukannya dengan sesuatu termasuk patung. Saya menggunakan kata “ mendustai” karena manusia telah diberi karuniah dari Allah SWT, tetapi mereka itu telah ingkar atas karunia dari Allah itu.
2. QS 4 :88 telah kembali menjelaskan bahwa, dari dua kelompok itu ada yang sholeh ada yang salah. Nah yang Sholeh (Mukmin) itu akan menjadi kelompok lagi yakni ada yang menpunyai keyakinan teguh dan ada yang lunak terhadap orang-orang munafik. Nah kalau saya tergolong kedalam yang teguh terhadap orang-orang munafik. Jika mereka salah ya salah jangan ada toleransi.
lanjutan jawaban ke 2
†KONTRA BERTANYA:
2 TRINITAS MENURUT QURAN ADALAH ALLAH, YESUS DAN MARIA
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib". (QS 5:116)
Ayat lain yang menyiratkan ketidaktahuan Muhammad tentang Trinitas ada dalam Surat Al Maaidah berikut ini;
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS 5:73-74)
Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad.
JAWAB:
(QS 5:116)
116. dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".
Ayat di atas menjelaskan, ketika Allah SWT memberitakan (wahyu) kepada Muhammad dan ummatnya, bahwa Allah SWT mengatakan kepada Isa “apakah kau Isa telah menjadikan Aku (Allah SWT) dan Ibumu masuk dalam unsure Tuhan…? Lalu Isa menjawab: Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".
Ini adalah pengakuan Isa kepada Allah SWT, yg saat ini Isa sedang dalam masalah besar tentang dirinya, karena ummatnya telah mengangkat dirinya dalam unsur ketuhanan tadi, sementaraIsa mengatakan dalam Injil:
Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu mereka mengenal Engkau, SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR, & mengenal YESUS KRISTUS YANG TELAH ENGKAU UTUS”.
Markus 12:29 Jawab Yesus:“Hukum terutama ialah: Dengar, hai orang israel,tuhan Allah kita,Tuhan itu esa.
Kedatangan Isa adalah murni sebagai utusan Allah SWT, Isa datang dengan membawa ajaran bukan agama, ajaran yang dibawanya adalah mengEsakan Allah SWT. Dan anehnya sepeninggal Isa hingga sekarang muncullah agama Kristen. Namun demikian, meski istilah Kristen muncul pada tahun 40 Masehi, Kristen baru menemukan identitasnya dan secara resmi menjadi sebuah agama -dimana Yesus sebagai salah satu oknum Tuhannya- pada tahun 367 Masehi ketika untuk pertama kalinya dilakukan kanonisasi Perjanjian Baru atas usul uskup Athanasius dari Aleksandria. sebagai `Kristen' ternyata bukanlah pula Isa AS (atau biasa disebut pula sebagai Yesus Kristus, namun menarik pula untuk menelaah apakah sebenarnya Isa AS dan Yesus Kritus adalah orang yang sama kiranya?) atau bahkan Tuhan sendiri; melainkan adalah Barnabas dan Paulus (Saulus) di Antiokhia, justru sepeninggal Yesus (Injil Kis 11:23-26). Paulus sendiri, bukanlah sama sekali murid Yesus, tak pernah sama sekali berjumpa Yesus, namun 'berani' mengangkat dirinya sebagai rasul (Roma 1:1) dan mengubah agama yang diajarkan Yesus (yang sangat dekat dengan nilai ajaran Islam) menjadi versinya (menamainya sebagai "Kristen", lihat Kis 11:23-26), keluar dari atau menafikan Hukum Taurat ( lihat 1 Korintus 9:19-21), bahkan mempertuhankan Yesus serta menambah oknum Tuhan menjadi lebih dari satu (lihat 1 Korintus 8:6, Kolose 1:5, Timotius 2:5, dan Roma 10:9). Ini ia banyak serap juga dari Filsafat Sofisme Yunani yang khas Politeisme (paham akan banyak tuhan atau dewa) itu, dan di kemudian menjadi insprasi bangsa Eropa (Kristen) dalam Renaissance mereka pula dengan segala konsekuensinya setelah kalah dalam berbagai Perang Salib terhadap kaum muslim. Parahnya, paham Paulus, seorang Yahudi campuran ini, dipercaya dan diikuti banyak manusia hingga saat ini, yang sungguh mengira bahwa itulah yang sebenarnya diajarkan Yesus.
Dan sungguh, Yesus yang adalah seorang Rabbi (Guru Agama) Bani Israil/Yahudi dari keluarga sangat terpandang keturunan para Nabi (keluarga Imraan/Ali Imraan) dan sama sekali tidak membawa ajaran baru, serta hanya berusaha mengembalikan agama Bani Israil/Yahudi yang sudah melenceng (ditegaskannya di Injil Matius); TIDAK pernah diakui Bani Israil/Yahudi sebagai Nabi-Messiah mereka, atau bahkan Tuhannya sampai sekarang. Bahkan ternyata di tangan MEREKA lah (bangsa Bani Israil-Yahudi dipimpin Rabbinya atau guru agamanya yang tak sepaham dengan Yesus), Yesus diserahkan ke Romawi untuk ‘disalibkan’, untuk dibunuh.
Jadi sungguh kalian menyangka bahwa Kristen itu adalah agama..?, itu adalah pandangan yang sangat keliru. Semua manusia dalam keadaan muslim (Fitrah). Sehingga kalian janganlah berharap terlalu banyak. Yesus aja disidang atas perlakuan ummatnya, apalagi anda….?. apakah kalian tidak merasa bahwa, Allah SWT telah memvonis kalian seperti ayat berikut..?
Al-Maa-idah ayat 17:18
17. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al masih putera Maryam". Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?". kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
18. orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya". Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. dan kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).
Kemudian (QS 5:73-74)
73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", Padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.
74. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Berdasarkan ayat diatas, apa hubungannya dengan ayat yang kalian tulis seperti ini?,(“Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad.”)
Firman Allah SWT di atas justru menentang keberadaan TRINITAS itu, sehingga Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT sebagai pembawa kebenaran, kabar gembira dan jalan lurus atas kesesatan mereka. Nabi Muhammad SAW sangat menentang TRINITAS dan bahkan mengEsakan Allah SWT. Bahkan ayat diatas sangat menekankan bahwa: “ Kafirlah orang-orang yang mengatakan Allah SWT salah seorang dari yang tiga yakni “Allah, Yesus, dan Roh Kudus” sungguh kalian tergolong orang-orang yang merugi.
Dalam setiap perdebatan saya sering mempertanyakan tentang konsep Trinitas, tetapi justru mereka tidak dapat menjelaskan dengan dalih bahwa, “imanlah yang membenarkan Trinitas itu”. Sebagai ummat Islam Firman dapat diimani jika akal dan pikiran dapat menerima sesuai dengan fitrah manusia. Trinitas adalah konsep ketuhanan Kristen yang tidak dapat diterima dengan akal sehat manusia. Misalnya:
Iman Kristen sbb:
1. “Tuhan Allah (Bapa), Tuhan Yesus, dan Roh Kudus”
a. Siapakah Tuhan Allah itu…?
b. Siapakah Tuhan Yesus itu…?dan
c. Siapakah Roh Kudus itu…?
d. Bagaimana dari ketiga itu terproses menjadi satu sesuai Yohanes 10:30…?
2. "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah." (Yohanes 1:1-3)
3. "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih Karunia dari kebenaran." (Yohanes 1:14)
(Yohanes 1:1-3) diatas jika diteliti maka dapat dipertanyakan sbb:
a. Pada mulanya adalah Firman;
b. Firman itu bersama-sama dengan Allah;
c. dan Firman itu adalah Allah;
d. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah;
Jika kita hubungkan dengan konsep “TRINITAS”dengan (Yohanes 1:1-3) maka terjadi kejanggalan sbb;
1. Mulanya Firman (dari Allah); kemudian Firman itu bersama-sama dengan Allah (Yesus); dan Firman itu adalah Allah (Yesus); dan Ia (Yesus) pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
a. Firman adalah Wahyu (ucapan atau perintah) dari Allah Tuhan KE 1 yang diturunkan kepada Yesus;
b. Firman bersama-sama dengan Yesus, sehingga mereka menganggap Yesus adalah Tuhan KE 2;
c. Firman itu adalah Allah; dari ayat ini kerancuhan mulai terlihat. Apakah yang berucap (yesus) itu layak disetarakan dengan yang pemberi wahyu..yaitu Allah SWT…?
d. Dan Ia (Yesus, Tuhan ke 2) pada mulanya bersama-sama dengan Allah, Tuhan ke 1; MANA MUNGKIN dari awal ayat di atas, mengatakan MULANYA FIRMAN (Wahyu Allah Tuhan ke 1, LALU DIAKHIR AYAT di katakan lagi bahwa, dan Ia (Yesus Tuhan ke2 KEMBALI BERSAMA-SAMA ALLAH Tuhan ke 1)…?.
e. Lalu dimana kedudukan Roh Kudus sebagai Tuhan yang KE 3…?
Kemudian untuk mendukung ayat (Yohanes 1:1-3) diatas, maka diciptakan lagi ayat (Yohanes 1:14) sbb;
1. Firman itu telah menjadi manusia; Firman (wahyu) telah menjadi manusia (Yesus);
2. dan diam di antara kita; firman itu telah menjadi manusia; setelah firman menjadi manusia,
3. dan kita telah melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa; berarti Yesus anak Allah SWT;
Injil (Yohanes 1:14) ini dapat di uraiakan sekaligus dipertanyakan sbb:
a. Bagaimana proses dari awal hingga akhir, Firman (Wahyu) kemudian menjadi Manusia yang punya tulang, darah dan daging sesuai Lukas 24:39 dan Lukas 24:40;….?
b. Setelah firman itu menjadi manusia, lalu bagaimana prosesnya firman dan Maryam sehingga Yesus dikatakan anak tunggal Allah SWT…?, sementara Yesus sendiri mengatakan bahwa dirinya hanyalah seorang hamba (Lukas, 4:18 à ); (Yohanes, 12:49 à); (Matius, 15:24-26 à); (Matius, 10:40 à) dan masih banyak lagi…
c. apa implikasi firman itu terhadap kalian…?, bukankah banyak ucapan Yesus yang kalian tidak ikuti…?
d. Kemulian apa yang kalian peroleh dari Yesus untuk kalian…?, bukankah dia (yesus) telah menghadapi banyak tuntutan di akhir zaman akibat perbuatan ummatnya..?
e. Apakah Allah SWT pernah berfirman bahwa Yesus adalah anak tunggal saya…?
4. Jika tidak, Lalu mengapa Ummat Kristen mengimani bahwa Yesus anak tunggal Bapa…?
5. Kasih Karunia dari kebenaran apa yang diberikan Yesus kepada kalian…?
Dalam pandangan Islam bukan Iman Islam, karena iman Islam ada dalam QS 112 Al-Ikhlash ayat 1-4. Pandanga Islam bahwa:
1. ALLAH SWT adalah Tuhan yang Esa;
2. YESUS adalah manusia dan hanyalah sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT, yang ummat Islam mengenal dengan sebutan Nabi Isa;
3. ROH KUDUS adalah sipembawa wahyu Allah SWT yang tak lain adalah Jibril;
4. FIRMAN adalah wahyu dari Allah SWT yang dibawa oleh Jibril kepada Rasul Allah SWT untuk disampaikan kepada ummat-Nya. Firman berisi perintah, larangan serta hukum-hukum yang terkait dengan aktifitas manusia.
Jika ditinjau dari zat adalah sesuatu yang sangat berbeda, antara satu dengan yang lain. Tetapi jika dilihat dari tujuannya bermakna sama, karena bertujuan untuk keselamatan ummat manusia didunia dan akhirat.
Iman Islam berdasarkan QS 112 Al-Ikhlash ayat 1-4. adalah sbb;
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
QS Al-Ikhlash di atas, telah menjadi batu uji keimanan kaum Muslimin, dalam Al-Qur’an-pun sangat banyak dalil yang merujuk pada surah 112 diatas. Untuk meyakinkan kita, apakah Yesus adalah Allah SWT dan Tuhannya alam semesta ini, dapat dilihat dari uji ketuhanan sbb:
QS Al-Ikhlash ayat (1) di atas “Dia-lah Allah, yang Maha Esa” adalah merupakan harga mati, tidak ada diantara ummat Muhammad SAW yang akan menyekutukan Allah dengan sesuatu. Dan jika dilihat dari kitab kalian-pun pada dasarnya sama seperti ayat berikut;
Markus, 12:32 à “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah);
Matius 19-17 à “Hanya Satu yang baik … turutilah perintah Allah.”
ü Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 4:35
ü Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 6:4
ü Allah adalah nama Tuhan untuk selama-lamanya (bukan Yesus) : Keluaran, 3:15
ü Laa Ilaaha Illallah (Tiada tuhan selain Allah) : Yesaya, 46:9.
ü Yes 46:10 à “Akulah Allah, dan tidak ada yang lain seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian.”
Matius, 23:9 à “Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa/Allah di bumi ini, karena hanya satu Bapa/Allah-mu, yaitu Dia yang di sorga.”
Yohanes, 17:3 à “Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.”
Matius, 7:21à “Bukan setiap orang yang berseru kepadaku Tuhan, Tuhan! Akan masuk kerajaan sorga. Melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa/Allah-ku disorga; dan masih banyak lagi.
QS Al-Ikhlash ayat (2) “Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu” ummat Islam berpendapat bahwa, semua yang dilihat, dirasa maupun yang diketahui manusia itu adalah bergantung hanya kepada Allah SWT, dialah yang mengatur alam semeta ini, dialah yang menciptakan bumi dalam dua masa dan menciptakan gunung-gunung dan kadar makanan manusia dan jin serta hewan, dan langit dalam empat masa, sehingga Allah SWT menciptakan langit dan bumi dalam Enam masa. Semua itu Allah SWT telah tetapkan berdasarkan hukum alam yang telah di ditentukan-Nya sendiri. seperti dalam kitab kalian Yesus memperlihatkan ketidakkuasaannya kepada sesuatu seperti; (Matius 21:5); (Matius 11:19); (Lukas 7:34); (Matius 8:24); (Lukas 3:16); (Yohanes 19:23); (Markus 1:35); (Matius 4:2); (Markus 11:12); (Yohanes 19:28); (Lukas 8:23); Markus 4:3 8); (Yohanes 4:6) dan lain-lain.
QS Al-Ikhlash ayat (3), “Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan”. Ummat muslim percaya dan yakin, bahwa Allah SWT tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai orang tua. Allah SWT merupakan zat yang tidak berawal dan juga tidak berakhir. Dialah yang kekal lagi mengurus hamba-hambanya. Dalam kitab kalian juga menjelaskan bahwa;
2:1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem.
2:2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
2:3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
2:4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
2:5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
2:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
2:7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
2:8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia."
Diciptakan dari Keturunan Daud "Tentang anakNya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud." (Surat Paulus kepada Jemaat di Roma 1:3)
Dari Buah Sulbi Daud "Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhta-Nya." (Kisah para Rasul 2:30)
Nenek moyang Berdasarkan silsilah Isa Almasih "Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham..." (Matius 1:1 )
Jenis Kelamin "Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus." (Lukas 2:21)
Maria Mengandung dan Melahirkan; "Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki." (Lukas 2:6- 7)
"Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan." (Wahyu kepada Yohanes 12:2)
Menetek pada Seorang Perempuan; "Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepadaNya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau." (Lukas 11:27)
Anak Yusuf; "Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret." (Yohanes 1:45)
Ibu dan Saudara-saudara; "Setibanya di tempat asalNya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperolehNya hikmah itu dan kuasa untuk mengadakan mukjizat- mukjizat itu? Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibuNya bernama Maria dan saudara-saudaraNya perempuan semuanya ada bersama kita? ]adi dari mana diperolehNya semuanya itu?" (Matius 13:5456).
Hal- hal yang sangat jelas dalam ayat di atas, tetapi kalian masih dapat memutar balikkan dengan maksud menyesatkan orang. Sungguh saat ini telah banyak dajjal yang berkeliaran, dan mengatakan ini dari Allah, padahal semua itu bukan dari pada-Nya, melainkan hawa nafsu mereka sendiri. sehingga dalam surah yang sama Allah SWT melaknat sesuai firmanNya:
“ Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam", Padahal Al masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.QS 5 Al-Maa-idah ayat 72”
Pada ayat di atas, Allah SWT secara berulang-ulang menjelaskan, betapa masalah ketuhanan Yesus adalah masalah yang sangat penting untuk diluruskan, sehingga ummat Islam tidak akan tinggal diam dalam menyikapi masalah ini, karena hal itu telah Allah wahyukan dalam Al-Qur’an.
QS Al-Ikhlash ayat (4), “dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.". kemampuan pengetahuan dalam melihat zat Tuhan Allah SWT sangatlah terbatas, sehingga Allah SWT tak dapat disetarakan dengan sesuatu. Pemahaman tentang zat bagi manusia hanyalah pada tiga jenis; seperti CAIR, PADAT DAN GAS. Lalu zat Allah SWT itu yang mana menurut pemikiran manusia…?.
Salah ciptaan-Nya saja kita tidak tahu dari unsur manakah gerangan, misalnya ROH yang naik dan turun didalam dada setiap manusia. Apakah itu berasal dari unsur cair..?, jika Roh bersumber dari unsur cair, maka saya yakin suatu ketika saat melakukan olah raga atau kaki berada di atas, maka Roh akan keluar. Namun jika Roh bersumber dari unsur padat, maka saat Roh itu naik dan kemudian turun, maka akan terjadi gesekan dengan organ tubuh lain yang akan mengakibatkan pendarahan. Namun jika Roh itu berasal dari unsur gas maka sudah banyak orang yang kehabisan gas, akibat gas telah menguap. Sehingga jika kita berfikir dan masuk kedalam golongan orang-orang yang menggunakan akal dan pikiran. Akankah kita masih menyekutukanNya dengan sesuatu..?
Jika Yesus adalah Tuhan atau Allah SWT, maka tidaklah mungkin mempunyai keterbatasan-keterbatasan seperti dalil berikut;
Yesus adalah manusia seperti hal yang lain, yesus punya tulang, darah dan daging Lukas 24:39, Lukas 24:40. Yesus dapat hidup dan mati dengan izin Allah SWT, bahkan Yesus dihina, dipukul dan bahkan disalib (Matius 27:27-31). Tidaklah mungkin Allah yang Maha Kuasa tak punya kemampuan untuk menghukum semua yang menganiayanya. Dalil menunjukkan bahwa dia manusia adalah sbb:
Yesus mengatakan bahwa dirinya hanya seorang Rasul/Nabi/utusan Tuhan/pemimpin :
• Yohanes, 12:49 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Matius, 15:24-26 à “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Rasul Allah.
• Yohanes, 17:3 à “Yesus yang telah Engkau (Allah) utus.” = Rasul Allah.
• Matius, 10:40 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Matius, 23:10 à “Hanya satu pemimpinmu yaitu Mesias.” = hanya Pemimpin umat.
• Markus, 6:4-6a à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
• Lukas, 4:18 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Lukas, 4:24 à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
• Lukas, 4:43 à “Untuk itulah aku diutus.” = Rasul Allah.
• Lukas, 7:16 à “Yesus membenarkan orang yang mengatakan dirinya hanya Nabi.”
• Lukas, 7:39 à “Yesus diam saja, ketika orang menyebut dirinya hanya seorang Nabi.”
• Lukas, 9:48 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Lukas, 10:16 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 4:34 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 4:44 à “Yesus bersaksi bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
• Yohanes, 4:19 à “Yesus membenarkan wanita yang menyebut dirinya hanya Nabi.”
• Yohanes, 6:38 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 6:39 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 6:57 à “Bapa/Allah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 7:16 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 7:33 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 8:29 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 8:18 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 9:4 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 11:42 à “Engkaulah (Allah) yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 17 :6-9 à “Engkaulah (Allah) yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Semua yang diutus Tuhan adalah hamba Tuhan : Mat 12:17 & Kis 4:27.
• Hamba Tuhan tidak pantas disebut sebagai Tuhan: Mat 19:17 & Luk 18:18 & Mark 10:18.
PERKEMBANGAN HIDUP; "Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat dan kasih karunia Allah ada padaNya." (Lukas 2:40)
PERKEMBANGAN AKAL DAN HIKMAT ; "Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia." (Lukas 2:52)
DALAM USIA 12 TAHUN (ALLAH) DIBAWA KE YERUSALEM; "Tiap-tiap tahun orangtua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah. Ketika Yesus telah berusia 12 tahun, pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu." (Lukas 2:41-42)
TIDAK BERDAYA "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriKu sendiri." (Yohanes 5:30)
TIDAK MENGETAHUI WAKTU; "Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, Malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapak saja." (Markus 13:32)
TIDAK MENGETAHUI MUSIM; "Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas muridNya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau la mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daunan saja, sebab memang bukan musim buah ara." (Markus 11:12-13)
Berdasarkan Uji Ketuhanan di atas membuktikan bahwa Yesus bukanlah Tuhan yang patut disembah, oleh karena yesus tidak memenuhi unsur ketuhanan seperti QS Al-Ikhlas 1-4.
Dalil yang menjadi rujukan dalam Al-Qur’an juga menggambarkan bahwa Yesus adalah manusia biasa yg dilahirkan dan mempunyai keterbatasan layaknya manusia pada umumnya. Dalil tersebut dapat dilihat adalah sebagai berikut:
QS 19 Maryam; 30-36
30. berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,
35. tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha suci Dia. apabila Dia telah menetapkan sesuatu, Maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", Maka jadilah ia.
36. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, Maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. ini adalah jalan yang lurus.
Dalam bibelpun Nabi Isa mengakui dengan polos bahwa; "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus." (Yohanes 17:3)
Lalu mengapa ummatnya menuhankannya…?, itu karena paulus berambisi menjadi rasul sehingga kedudukan Isa diangkat satu tingkat dari nabi dan rasul menjadi Tuhan. Dan anehnya lagi paulus telah dan bahkan melakukan kebohongan dengan mensejajarkan dirinya (paulus) dengan Yesus, untuk mendukung kerasulannya (paulus) ayat di bawah ini dalilnya;
“ Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yg hidup melainkan kristus yg hidup didalam aku. Dan hidupku yg kuhidupi sekarang didalam daging, adalah hidup oleh iman dalam anak Allah yg telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku”; ( Galatia 2:20)
“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7).
QS 57. Al Hadiid :27
27. kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan Rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah[1460] Padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
[1460] Yang dimaksud dengan Rahbaniyah ialah tidak beristeri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara.
QS.3 Ali Imran ayat :51;55;65;67;78
51. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus".
55. (ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, Sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".
65. Hai ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah[198] tentang hal Ibrahim, Padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir?
67. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik."
78. Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, Padahal ia bukan dari Al kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", Padahal ia bukan dari sisi Allah. mereka berkata Dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui
2 TRINITAS MENURUT QURAN ADALAH ALLAH, YESUS DAN MARIA
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib". (QS 5:116)
Ayat lain yang menyiratkan ketidaktahuan Muhammad tentang Trinitas ada dalam Surat Al Maaidah berikut ini;
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS 5:73-74)
Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad.
JAWAB:
(QS 5:116)
116. dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".
Ayat di atas menjelaskan, ketika Allah SWT memberitakan (wahyu) kepada Muhammad dan ummatnya, bahwa Allah SWT mengatakan kepada Isa “apakah kau Isa telah menjadikan Aku (Allah SWT) dan Ibumu masuk dalam unsure Tuhan…? Lalu Isa menjawab: Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".
Ini adalah pengakuan Isa kepada Allah SWT, yg saat ini Isa sedang dalam masalah besar tentang dirinya, karena ummatnya telah mengangkat dirinya dalam unsur ketuhanan tadi, sementaraIsa mengatakan dalam Injil:
Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu mereka mengenal Engkau, SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR, & mengenal YESUS KRISTUS YANG TELAH ENGKAU UTUS”.
Markus 12:29 Jawab Yesus:“Hukum terutama ialah: Dengar, hai orang israel,tuhan Allah kita,Tuhan itu esa.
Kedatangan Isa adalah murni sebagai utusan Allah SWT, Isa datang dengan membawa ajaran bukan agama, ajaran yang dibawanya adalah mengEsakan Allah SWT. Dan anehnya sepeninggal Isa hingga sekarang muncullah agama Kristen. Namun demikian, meski istilah Kristen muncul pada tahun 40 Masehi, Kristen baru menemukan identitasnya dan secara resmi menjadi sebuah agama -dimana Yesus sebagai salah satu oknum Tuhannya- pada tahun 367 Masehi ketika untuk pertama kalinya dilakukan kanonisasi Perjanjian Baru atas usul uskup Athanasius dari Aleksandria. sebagai `Kristen' ternyata bukanlah pula Isa AS (atau biasa disebut pula sebagai Yesus Kristus, namun menarik pula untuk menelaah apakah sebenarnya Isa AS dan Yesus Kritus adalah orang yang sama kiranya?) atau bahkan Tuhan sendiri; melainkan adalah Barnabas dan Paulus (Saulus) di Antiokhia, justru sepeninggal Yesus (Injil Kis 11:23-26). Paulus sendiri, bukanlah sama sekali murid Yesus, tak pernah sama sekali berjumpa Yesus, namun 'berani' mengangkat dirinya sebagai rasul (Roma 1:1) dan mengubah agama yang diajarkan Yesus (yang sangat dekat dengan nilai ajaran Islam) menjadi versinya (menamainya sebagai "Kristen", lihat Kis 11:23-26), keluar dari atau menafikan Hukum Taurat ( lihat 1 Korintus 9:19-21), bahkan mempertuhankan Yesus serta menambah oknum Tuhan menjadi lebih dari satu (lihat 1 Korintus 8:6, Kolose 1:5, Timotius 2:5, dan Roma 10:9). Ini ia banyak serap juga dari Filsafat Sofisme Yunani yang khas Politeisme (paham akan banyak tuhan atau dewa) itu, dan di kemudian menjadi insprasi bangsa Eropa (Kristen) dalam Renaissance mereka pula dengan segala konsekuensinya setelah kalah dalam berbagai Perang Salib terhadap kaum muslim. Parahnya, paham Paulus, seorang Yahudi campuran ini, dipercaya dan diikuti banyak manusia hingga saat ini, yang sungguh mengira bahwa itulah yang sebenarnya diajarkan Yesus.
Dan sungguh, Yesus yang adalah seorang Rabbi (Guru Agama) Bani Israil/Yahudi dari keluarga sangat terpandang keturunan para Nabi (keluarga Imraan/Ali Imraan) dan sama sekali tidak membawa ajaran baru, serta hanya berusaha mengembalikan agama Bani Israil/Yahudi yang sudah melenceng (ditegaskannya di Injil Matius); TIDAK pernah diakui Bani Israil/Yahudi sebagai Nabi-Messiah mereka, atau bahkan Tuhannya sampai sekarang. Bahkan ternyata di tangan MEREKA lah (bangsa Bani Israil-Yahudi dipimpin Rabbinya atau guru agamanya yang tak sepaham dengan Yesus), Yesus diserahkan ke Romawi untuk ‘disalibkan’, untuk dibunuh.
Jadi sungguh kalian menyangka bahwa Kristen itu adalah agama..?, itu adalah pandangan yang sangat keliru. Semua manusia dalam keadaan muslim (Fitrah). Sehingga kalian janganlah berharap terlalu banyak. Yesus aja disidang atas perlakuan ummatnya, apalagi anda….?. apakah kalian tidak merasa bahwa, Allah SWT telah memvonis kalian seperti ayat berikut..?
Al-Maa-idah ayat 17:18
17. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al masih putera Maryam". Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?". kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
18. orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya". Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. dan kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).
Kemudian (QS 5:73-74)
73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", Padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.
74. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Berdasarkan ayat diatas, apa hubungannya dengan ayat yang kalian tulis seperti ini?,(“Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad.”)
Firman Allah SWT di atas justru menentang keberadaan TRINITAS itu, sehingga Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT sebagai pembawa kebenaran, kabar gembira dan jalan lurus atas kesesatan mereka. Nabi Muhammad SAW sangat menentang TRINITAS dan bahkan mengEsakan Allah SWT. Bahkan ayat diatas sangat menekankan bahwa: “ Kafirlah orang-orang yang mengatakan Allah SWT salah seorang dari yang tiga yakni “Allah, Yesus, dan Roh Kudus” sungguh kalian tergolong orang-orang yang merugi.
Dalam setiap perdebatan saya sering mempertanyakan tentang konsep Trinitas, tetapi justru mereka tidak dapat menjelaskan dengan dalih bahwa, “imanlah yang membenarkan Trinitas itu”. Sebagai ummat Islam Firman dapat diimani jika akal dan pikiran dapat menerima sesuai dengan fitrah manusia. Trinitas adalah konsep ketuhanan Kristen yang tidak dapat diterima dengan akal sehat manusia. Misalnya:
Iman Kristen sbb:
1. “Tuhan Allah (Bapa), Tuhan Yesus, dan Roh Kudus”
a. Siapakah Tuhan Allah itu…?
b. Siapakah Tuhan Yesus itu…?dan
c. Siapakah Roh Kudus itu…?
d. Bagaimana dari ketiga itu terproses menjadi satu sesuai Yohanes 10:30…?
2. "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah." (Yohanes 1:1-3)
3. "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih Karunia dari kebenaran." (Yohanes 1:14)
(Yohanes 1:1-3) diatas jika diteliti maka dapat dipertanyakan sbb:
a. Pada mulanya adalah Firman;
b. Firman itu bersama-sama dengan Allah;
c. dan Firman itu adalah Allah;
d. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah;
Jika kita hubungkan dengan konsep “TRINITAS”dengan (Yohanes 1:1-3) maka terjadi kejanggalan sbb;
1. Mulanya Firman (dari Allah); kemudian Firman itu bersama-sama dengan Allah (Yesus); dan Firman itu adalah Allah (Yesus); dan Ia (Yesus) pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
a. Firman adalah Wahyu (ucapan atau perintah) dari Allah Tuhan KE 1 yang diturunkan kepada Yesus;
b. Firman bersama-sama dengan Yesus, sehingga mereka menganggap Yesus adalah Tuhan KE 2;
c. Firman itu adalah Allah; dari ayat ini kerancuhan mulai terlihat. Apakah yang berucap (yesus) itu layak disetarakan dengan yang pemberi wahyu..yaitu Allah SWT…?
d. Dan Ia (Yesus, Tuhan ke 2) pada mulanya bersama-sama dengan Allah, Tuhan ke 1; MANA MUNGKIN dari awal ayat di atas, mengatakan MULANYA FIRMAN (Wahyu Allah Tuhan ke 1, LALU DIAKHIR AYAT di katakan lagi bahwa, dan Ia (Yesus Tuhan ke2 KEMBALI BERSAMA-SAMA ALLAH Tuhan ke 1)…?.
e. Lalu dimana kedudukan Roh Kudus sebagai Tuhan yang KE 3…?
Kemudian untuk mendukung ayat (Yohanes 1:1-3) diatas, maka diciptakan lagi ayat (Yohanes 1:14) sbb;
1. Firman itu telah menjadi manusia; Firman (wahyu) telah menjadi manusia (Yesus);
2. dan diam di antara kita; firman itu telah menjadi manusia; setelah firman menjadi manusia,
3. dan kita telah melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa; berarti Yesus anak Allah SWT;
Injil (Yohanes 1:14) ini dapat di uraiakan sekaligus dipertanyakan sbb:
a. Bagaimana proses dari awal hingga akhir, Firman (Wahyu) kemudian menjadi Manusia yang punya tulang, darah dan daging sesuai Lukas 24:39 dan Lukas 24:40;….?
b. Setelah firman itu menjadi manusia, lalu bagaimana prosesnya firman dan Maryam sehingga Yesus dikatakan anak tunggal Allah SWT…?, sementara Yesus sendiri mengatakan bahwa dirinya hanyalah seorang hamba (Lukas, 4:18 à ); (Yohanes, 12:49 à); (Matius, 15:24-26 à); (Matius, 10:40 à) dan masih banyak lagi…
c. apa implikasi firman itu terhadap kalian…?, bukankah banyak ucapan Yesus yang kalian tidak ikuti…?
d. Kemulian apa yang kalian peroleh dari Yesus untuk kalian…?, bukankah dia (yesus) telah menghadapi banyak tuntutan di akhir zaman akibat perbuatan ummatnya..?
e. Apakah Allah SWT pernah berfirman bahwa Yesus adalah anak tunggal saya…?
4. Jika tidak, Lalu mengapa Ummat Kristen mengimani bahwa Yesus anak tunggal Bapa…?
5. Kasih Karunia dari kebenaran apa yang diberikan Yesus kepada kalian…?
Dalam pandangan Islam bukan Iman Islam, karena iman Islam ada dalam QS 112 Al-Ikhlash ayat 1-4. Pandanga Islam bahwa:
1. ALLAH SWT adalah Tuhan yang Esa;
2. YESUS adalah manusia dan hanyalah sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT, yang ummat Islam mengenal dengan sebutan Nabi Isa;
3. ROH KUDUS adalah sipembawa wahyu Allah SWT yang tak lain adalah Jibril;
4. FIRMAN adalah wahyu dari Allah SWT yang dibawa oleh Jibril kepada Rasul Allah SWT untuk disampaikan kepada ummat-Nya. Firman berisi perintah, larangan serta hukum-hukum yang terkait dengan aktifitas manusia.
Jika ditinjau dari zat adalah sesuatu yang sangat berbeda, antara satu dengan yang lain. Tetapi jika dilihat dari tujuannya bermakna sama, karena bertujuan untuk keselamatan ummat manusia didunia dan akhirat.
Iman Islam berdasarkan QS 112 Al-Ikhlash ayat 1-4. adalah sbb;
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
QS Al-Ikhlash di atas, telah menjadi batu uji keimanan kaum Muslimin, dalam Al-Qur’an-pun sangat banyak dalil yang merujuk pada surah 112 diatas. Untuk meyakinkan kita, apakah Yesus adalah Allah SWT dan Tuhannya alam semesta ini, dapat dilihat dari uji ketuhanan sbb:
QS Al-Ikhlash ayat (1) di atas “Dia-lah Allah, yang Maha Esa” adalah merupakan harga mati, tidak ada diantara ummat Muhammad SAW yang akan menyekutukan Allah dengan sesuatu. Dan jika dilihat dari kitab kalian-pun pada dasarnya sama seperti ayat berikut;
Markus, 12:32 à “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah);
Matius 19-17 à “Hanya Satu yang baik … turutilah perintah Allah.”
ü Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 4:35
ü Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 6:4
ü Allah adalah nama Tuhan untuk selama-lamanya (bukan Yesus) : Keluaran, 3:15
ü Laa Ilaaha Illallah (Tiada tuhan selain Allah) : Yesaya, 46:9.
ü Yes 46:10 à “Akulah Allah, dan tidak ada yang lain seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian.”
Matius, 23:9 à “Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa/Allah di bumi ini, karena hanya satu Bapa/Allah-mu, yaitu Dia yang di sorga.”
Yohanes, 17:3 à “Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.”
Matius, 7:21à “Bukan setiap orang yang berseru kepadaku Tuhan, Tuhan! Akan masuk kerajaan sorga. Melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa/Allah-ku disorga; dan masih banyak lagi.
QS Al-Ikhlash ayat (2) “Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu” ummat Islam berpendapat bahwa, semua yang dilihat, dirasa maupun yang diketahui manusia itu adalah bergantung hanya kepada Allah SWT, dialah yang mengatur alam semeta ini, dialah yang menciptakan bumi dalam dua masa dan menciptakan gunung-gunung dan kadar makanan manusia dan jin serta hewan, dan langit dalam empat masa, sehingga Allah SWT menciptakan langit dan bumi dalam Enam masa. Semua itu Allah SWT telah tetapkan berdasarkan hukum alam yang telah di ditentukan-Nya sendiri. seperti dalam kitab kalian Yesus memperlihatkan ketidakkuasaannya kepada sesuatu seperti; (Matius 21:5); (Matius 11:19); (Lukas 7:34); (Matius 8:24); (Lukas 3:16); (Yohanes 19:23); (Markus 1:35); (Matius 4:2); (Markus 11:12); (Yohanes 19:28); (Lukas 8:23); Markus 4:3 8); (Yohanes 4:6) dan lain-lain.
QS Al-Ikhlash ayat (3), “Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan”. Ummat muslim percaya dan yakin, bahwa Allah SWT tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai orang tua. Allah SWT merupakan zat yang tidak berawal dan juga tidak berakhir. Dialah yang kekal lagi mengurus hamba-hambanya. Dalam kitab kalian juga menjelaskan bahwa;
2:1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem.
2:2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
2:3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
2:4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
2:5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
2:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
2:7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
2:8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia."
Diciptakan dari Keturunan Daud "Tentang anakNya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud." (Surat Paulus kepada Jemaat di Roma 1:3)
Dari Buah Sulbi Daud "Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhta-Nya." (Kisah para Rasul 2:30)
Nenek moyang Berdasarkan silsilah Isa Almasih "Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham..." (Matius 1:1 )
Jenis Kelamin "Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus." (Lukas 2:21)
Maria Mengandung dan Melahirkan; "Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki." (Lukas 2:6- 7)
"Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan." (Wahyu kepada Yohanes 12:2)
Menetek pada Seorang Perempuan; "Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepadaNya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau." (Lukas 11:27)
Anak Yusuf; "Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret." (Yohanes 1:45)
Ibu dan Saudara-saudara; "Setibanya di tempat asalNya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperolehNya hikmah itu dan kuasa untuk mengadakan mukjizat- mukjizat itu? Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibuNya bernama Maria dan saudara-saudaraNya perempuan semuanya ada bersama kita? ]adi dari mana diperolehNya semuanya itu?" (Matius 13:5456).
Hal- hal yang sangat jelas dalam ayat di atas, tetapi kalian masih dapat memutar balikkan dengan maksud menyesatkan orang. Sungguh saat ini telah banyak dajjal yang berkeliaran, dan mengatakan ini dari Allah, padahal semua itu bukan dari pada-Nya, melainkan hawa nafsu mereka sendiri. sehingga dalam surah yang sama Allah SWT melaknat sesuai firmanNya:
“ Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam", Padahal Al masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.QS 5 Al-Maa-idah ayat 72”
Pada ayat di atas, Allah SWT secara berulang-ulang menjelaskan, betapa masalah ketuhanan Yesus adalah masalah yang sangat penting untuk diluruskan, sehingga ummat Islam tidak akan tinggal diam dalam menyikapi masalah ini, karena hal itu telah Allah wahyukan dalam Al-Qur’an.
QS Al-Ikhlash ayat (4), “dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.". kemampuan pengetahuan dalam melihat zat Tuhan Allah SWT sangatlah terbatas, sehingga Allah SWT tak dapat disetarakan dengan sesuatu. Pemahaman tentang zat bagi manusia hanyalah pada tiga jenis; seperti CAIR, PADAT DAN GAS. Lalu zat Allah SWT itu yang mana menurut pemikiran manusia…?.
Salah ciptaan-Nya saja kita tidak tahu dari unsur manakah gerangan, misalnya ROH yang naik dan turun didalam dada setiap manusia. Apakah itu berasal dari unsur cair..?, jika Roh bersumber dari unsur cair, maka saya yakin suatu ketika saat melakukan olah raga atau kaki berada di atas, maka Roh akan keluar. Namun jika Roh bersumber dari unsur padat, maka saat Roh itu naik dan kemudian turun, maka akan terjadi gesekan dengan organ tubuh lain yang akan mengakibatkan pendarahan. Namun jika Roh itu berasal dari unsur gas maka sudah banyak orang yang kehabisan gas, akibat gas telah menguap. Sehingga jika kita berfikir dan masuk kedalam golongan orang-orang yang menggunakan akal dan pikiran. Akankah kita masih menyekutukanNya dengan sesuatu..?
Jika Yesus adalah Tuhan atau Allah SWT, maka tidaklah mungkin mempunyai keterbatasan-keterbatasan seperti dalil berikut;
Yesus adalah manusia seperti hal yang lain, yesus punya tulang, darah dan daging Lukas 24:39, Lukas 24:40. Yesus dapat hidup dan mati dengan izin Allah SWT, bahkan Yesus dihina, dipukul dan bahkan disalib (Matius 27:27-31). Tidaklah mungkin Allah yang Maha Kuasa tak punya kemampuan untuk menghukum semua yang menganiayanya. Dalil menunjukkan bahwa dia manusia adalah sbb:
Yesus mengatakan bahwa dirinya hanya seorang Rasul/Nabi/utusan Tuhan/pemimpin :
• Yohanes, 12:49 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Matius, 15:24-26 à “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Rasul Allah.
• Yohanes, 17:3 à “Yesus yang telah Engkau (Allah) utus.” = Rasul Allah.
• Matius, 10:40 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Matius, 23:10 à “Hanya satu pemimpinmu yaitu Mesias.” = hanya Pemimpin umat.
• Markus, 6:4-6a à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
• Lukas, 4:18 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Lukas, 4:24 à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
• Lukas, 4:43 à “Untuk itulah aku diutus.” = Rasul Allah.
• Lukas, 7:16 à “Yesus membenarkan orang yang mengatakan dirinya hanya Nabi.”
• Lukas, 7:39 à “Yesus diam saja, ketika orang menyebut dirinya hanya seorang Nabi.”
• Lukas, 9:48 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Lukas, 10:16 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 4:34 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 4:44 à “Yesus bersaksi bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
• Yohanes, 4:19 à “Yesus membenarkan wanita yang menyebut dirinya hanya Nabi.”
• Yohanes, 6:38 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 6:39 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 6:57 à “Bapa/Allah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 7:16 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 7:33 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 8:29 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 8:18 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 9:4 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 11:42 à “Engkaulah (Allah) yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Yohanes, 17 :6-9 à “Engkaulah (Allah) yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
• Semua yang diutus Tuhan adalah hamba Tuhan : Mat 12:17 & Kis 4:27.
• Hamba Tuhan tidak pantas disebut sebagai Tuhan: Mat 19:17 & Luk 18:18 & Mark 10:18.
PERKEMBANGAN HIDUP; "Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat dan kasih karunia Allah ada padaNya." (Lukas 2:40)
PERKEMBANGAN AKAL DAN HIKMAT ; "Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia." (Lukas 2:52)
DALAM USIA 12 TAHUN (ALLAH) DIBAWA KE YERUSALEM; "Tiap-tiap tahun orangtua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah. Ketika Yesus telah berusia 12 tahun, pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu." (Lukas 2:41-42)
TIDAK BERDAYA "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriKu sendiri." (Yohanes 5:30)
TIDAK MENGETAHUI WAKTU; "Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, Malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapak saja." (Markus 13:32)
TIDAK MENGETAHUI MUSIM; "Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas muridNya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau la mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daunan saja, sebab memang bukan musim buah ara." (Markus 11:12-13)
Berdasarkan Uji Ketuhanan di atas membuktikan bahwa Yesus bukanlah Tuhan yang patut disembah, oleh karena yesus tidak memenuhi unsur ketuhanan seperti QS Al-Ikhlas 1-4.
Dalil yang menjadi rujukan dalam Al-Qur’an juga menggambarkan bahwa Yesus adalah manusia biasa yg dilahirkan dan mempunyai keterbatasan layaknya manusia pada umumnya. Dalil tersebut dapat dilihat adalah sebagai berikut:
QS 19 Maryam; 30-36
30. berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,
35. tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha suci Dia. apabila Dia telah menetapkan sesuatu, Maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", Maka jadilah ia.
36. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, Maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. ini adalah jalan yang lurus.
Dalam bibelpun Nabi Isa mengakui dengan polos bahwa; "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus." (Yohanes 17:3)
Lalu mengapa ummatnya menuhankannya…?, itu karena paulus berambisi menjadi rasul sehingga kedudukan Isa diangkat satu tingkat dari nabi dan rasul menjadi Tuhan. Dan anehnya lagi paulus telah dan bahkan melakukan kebohongan dengan mensejajarkan dirinya (paulus) dengan Yesus, untuk mendukung kerasulannya (paulus) ayat di bawah ini dalilnya;
“ Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yg hidup melainkan kristus yg hidup didalam aku. Dan hidupku yg kuhidupi sekarang didalam daging, adalah hidup oleh iman dalam anak Allah yg telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku”; ( Galatia 2:20)
“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7).
QS 57. Al Hadiid :27
27. kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan Rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah[1460] Padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
[1460] Yang dimaksud dengan Rahbaniyah ialah tidak beristeri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara.
QS.3 Ali Imran ayat :51;55;65;67;78
51. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus".
55. (ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, Sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".
65. Hai ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah[198] tentang hal Ibrahim, Padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir?
67. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik."
78. Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, Padahal ia bukan dari Al kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", Padahal ia bukan dari sisi Allah. mereka berkata Dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui
lanjutan..:
†KONTRA BERTANYA:
1 BENARKAH ISA KEPONAKAN MUSA?
Maka Maryam membawa anak ( Isa / Yesus ) itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina", (QS 19:27-28)
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, (QS 20:25-30)
Allah mengira bahwa Miryam saudara perempuan Musa dan Harun yang adalah anak Imram adalah sama dengan Maryam ibu Yesus. Padahal antar keduanya ada beda waktu 1400 tahun. Mungkin karena nama Miryam mirip dengan Maryam. Kesalahan ini menjadikan YESUS ADALAH KEPONAKAN MUSA. Siapakah yang salah mengerti? Muhammad atau Allah. Dengan pemahaman yang dangkal tersebut, wajarlah bila Quran mengatakan hukuman salib sudah ada dijaman Firaun.
JAWAB:
(QS 19:27-28)
27. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. kaumnya berkata: "Hai Maryam, Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang Amat mungkar.
28. Hai saudara perempuan Harun[902], ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina",
[902] Maryam dipanggil saudara perempuan Harun, karena ia seorang wanita yang Shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s.
Pada zaman itu, tidak ada wanita yang melahirkan seorang bayi tanpa campur tangan suami, dan bahkan bayi itu dapat bicara ketika masih dalam ayunan ibunya (QS 19:29). Maryam sang bunda Isa atau Yesus adalah seorang wanita yang rela menanggung cercaan dari kaumnya sendiri, ketika kaumnya itu berkata dalam QS 19:27 bahwa; ………… Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Dan ketika itu Jibril berkata: QS 19:28 “ Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina". Artinya Maryam bukanlah termasuk keturunan penjahat ataupun pezina. Adapun nama Nabi Harun digunakan karena dia adalah salah satu Nabi Allah SWT yang taat terhadap perintah Allah SWT, sehingga namanya jadi symbol dari ketaatan Maryam atas perintah Allah SWT tersebut. Sehingga Nabi Isa bukanlah keponakan Musa ataupun nabi Harun seperti yang kalian tuduhkan. Untuk lebih jelasnya saya akan postingkan jawaban lain yang lebih rinci oleh Ditulis oleh : Ahmad Deedat dengan judul: MENJAWAB FITNAH : MARYAM SAUDARA HARUN DALAM AL QUR’AN
Qs Maryam 27-28
[27] Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
[28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
masalah dipanggilnya Maryam saudara Harun ini sering dijadikan alasan para Misionaris untuk melontarkan tuduhan-tuduhan bahwa Al-Qur’an salah menuliskan sebuah sejarah,menganggap maryam Ibu Isa As hidup semasa Harun as dan Musa as, yang rentang waktunya berbeda sekitar 15 abad.
benarkah tuduhan tersebut , dan apa alasan-alasan mereka melontarkan tuduhan tersebut?
1. Maryam yang dikisahkan di dalam Al Qur’an punya nama yang mirip dengan Miryam yang benar-benar saudara harun dan Musa didalam alkitab.
Kel. 15:20 Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillah semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari.
2. maryam yang dikisahkan didalam Al-Qur’an punya ayah yang bernama Imran yang mirip dengan nama Ayah Miryam,Harun dan Musa didalam Al-kitab.
Bil. 26:59 Dan nama isteri Amram ialah Yokhebed, anak perempuan Lewi, yang dilahirkan bagi Lewi di Mesir; dan bagi Amram perempuan itu melahirkan Harun dan Musa dan Miryam, saudara mereka yang perempuan
1Taw. 6:3 Anak-anak Amram ialah Harun, Musa dan Miryam. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
JAWABAN
pertama soal perbedaan makna panggilan dan penjelasan
sekarang kita perhatikan secara seksama keterangan maryam saudara harun di dalam Al Qur’an
Qs Maryam 27-28
[27] Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
[28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
penyebutan Saudara Harun kepada Maryam didalam Qs Maryam 28 adalah satu-satunya ayat yang menyebut demikian.
dan penyebutan “saudara harun” bukan sebuah penjelasan tentang beliau tetapi sebagai sebuah panggilan kepadanya. panggilan dari Kaumnya setelah mengetahui ia punya anak.
maka apakah sebuah panggilan pasti bermakna yang sebenarnya? tidak bukan?
banyak sekali kemungkinan dari makna sebuah panggilan,bisa makna sesungguhnya,bisa sebagai panggilan “alias”,bisa sebagai olok-olok, bisa bermakna kiasan dll
bandingkan dengan apa yang tercatat didalam alkitab,bahwa Miryam saudara harun adalah sebuah penjelasan tentang siapa Miryam!
saya ambil contoh tentang sebuah panggilan dari yang tercatat didalam alkitab
Yohanes pembaptis memanggil kepada orang Farisi dan saduki sebagai keturunan Ular beludak
Mat. 3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Luk. 3:7 Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya: “Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang akan datang?
apakah dengan keterangan ayat ini bisa menjadi keterangan bahwa Orang yahudi dari golongan Farisi dan Saduki adalah keturunan Beludak yang sesungguhnya?
apalagi panggilan tersebut bukan saja dilakukan oleh Yohanes pembaptis tetapi Yesus pun juga menggunakan panggilan demikian.
Mat. 12:34 Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.
bahkan Yesus tidak sekedar memanggil sebagai Keturunan saja tetapi juga memanggil Ular kepada para Ahli Taurat dan orang farisi
23:29 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh
23:30 dan berkata: Jika kami hidup di zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut dengan mereka dalam pembunuhan nabi-nabi itu.
23:31 Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu.
23:32 Jadi, penuhilah juga takaran nenek moyangmu!
23:33 Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?
23:34 Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota,
apakah mereka yang suka membuat tuduhan kepada Al-Qur’an tersebut juga berfikir bahwa Para Ahli Taurat dan orang Farisi benar-benar Ular dan keturunan ular beludak?
kalau mereka konsisten dengan teori “tuduhannya” tersebut, tetapi saya rasa hanya orang gila yang menganggap makna panggilan Ular dan keturunan Ular beludak adalah makna sesungguhnya bukan makna kiasan ,bahwa Orang Farisi benar-benar keturunan Ular!
kedua tentang keterangan ayat-ayat lain
kemudian juga kita harus perhatikan juga ayat-ayat lain yang menjelaskan tentang Maryam didalam Al-Qur-an.
didalam Al QUr’an secara jelas menyebut Maryam hidup semasa Zakaria ayah Yahya (yohanes pembaptis)
35] (Ingatlah), ketika istri Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitulmakdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
[36] Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk.”
[37] Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
[37] Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
[38] Di sanalah Zakaria mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”.
[39] Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh.”
39] Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh.”
[40] Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan istriku pun seorang yang mandul?” Berfirman Allah: “Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya”.
[41] Berkata Zakaria: “Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)”. Allah berfirman: “Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”.
sangat jelas sekali Bahwa Maryam tidak sekedar hidup semasa Zakaria ayah Yahya / Yohanes tetapi ia Zakaria adalah yang memelihara dan mendidiknya.
adapun keterangan soal latar belakang Maria Ibu Yesus /Isa As didalam Injil yang empat (kanonik) sangat minin sekali menjelaskan tentangnya,satu-satunya Injil yang menjelaskan adalah Injil Lukas!
dan ternyata keterangan dari Al Qur’an sama dengan keterangan Lukas bahwa Ibunda Isa as /Yesus yaitu Maryam/maria hidup semasa Zakaria ayah Yahya/Yohanes!
bahkan didalam Injil Lukas tidak sekedar hidup semasa ternyata Maryam adalah sanak/ saudara dari Istri Zakaria yang keturunan Harun
Lukas 1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
Lukas 1:5. Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.
1:59 Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,
1:60 tetapi ibunya berkata: “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.”
1:61 Kata mereka kepadanya: “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.”
ketiga , tidak ada keterangan didalam Al-Qur’an Maryam hidup semasa Harun dan Musa
tak ada satupun ayat yang mendukung bahwa Maryam ibu Isa As hidup semasa Harun dan Musa.
dan persoalan itu sangat berbeda sekali dengan keterangan Alkitab yang secara jelas dan tegas bahwa miryam hidup semasa Harun dan Musa.
Bil. 12:1 Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush.
Bil. 12:4 Lalu berfirmanlah TUHAN dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: “Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan.” Maka keluarlah mereka bertiga.
Bil. 12:5 Lalu turunlah TUHAN dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya.
Mi. 6:4 Sebab Aku telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir dan telah membebaskan engkau dari rumah perbudakan dan telah mengutus Musa dan Harun dan Miryam sebagai penganjurmu
keempat soal nama Ayah yang mirip.
tak ada satupun keterangan di dalam Al-Qur’an Imran juga ayah dari harun dan Musa,karena sangat jelas sekali Al-Qur’an hanya menyebut nama anak Imran hanya Maryam!
itu sangat berbeda sekali dengan apa yang tercatat didalam alkitab
Bil. 26:59 Dan nama isteri Amram ialah Yokhebed, anak perempuan Lewi, yang dilahirkan bagi Lewi di Mesir; dan bagi Amram perempuan itu melahirkan Harun dan Musa dan Miryam, saudara mereka yang perempuan.
1Taw. 6:3 Anak-anak Amram ialah Harun, Musa dan Miryam. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
dan soal kesamaan nama anak dan ayah,apa yang aneh dengan persoalan ini?
bukankah pada saat itu banyak orang yang menggunakan nama-nama yang sama dengan nama leluhurnya.
apa tidak ada kemungkinan ada kesamaan nama secara kebetulan saja?
apakah dengan nama yang sama antara anak dan Ayah maka dianggap orang yang sama dengan pemilik nama sebelumnya?
sebagai contoh kongkrit apa yang tertulis di alkitab
Kej. 37:2 Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf, tatkala berumur tujuh belas tahun–jadi masih muda–biasa menggembalakan kambing domba …………………..
mat 1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria……………….
apakah Yusuf suami maria adalah orang yang sama dengan apa yang tercatat didalam Kejadian 37:2?
tidak bukan??
jadi tuduhan-tuduhan tersebut tentang Maryam”dipanggil saudara Harun” mereka masih berfikir Maryam = Miryam saudara Harun dan Musa?
sebuah tuduhan yang berdasar argumentasi yang kuat atau tuduhan yang berdasarkan rasa iri dan dengki semata?
Tulisan ini saya ambil dari diskusi yang muncul pada thread serupa yang disampaikan oleh sdr.amor :
Kalau dalam tulisan tersebut sdr. Amor melihat permasalahan dengan memperbandingkan informasi yang ada dalam Al-Qur’an dan alkitab, maka penjelasan dari sdr. Jones ini mengungkapkan argumentasi berdasarkan pemakaian kata ‘saudara’ dalam ayat Al-Qur’an :
Apakah benar julukan “saudara perempuan Harun” yang dimaksud oleh orang Jahudi yang diriwayatkan dalam Al Quran adalah Maryam saudara kandung Harun saudara Musa?. QS Maryam 28 meriwayatkan kembali (dalam bahasa Arab) ucapan orang Jahudi ketika mengetahui keadaan Maryam, anak perawan yang mengabdikan diri di Bait Allah sebagai rohaniawan serta dalam asuhan seorang imam telah beranak tanpa diketahui kehamilan/ pernikahannya.
Sekarang kita bahas tanpa merujuk kepada kitab yang diclaim sebagai Taurat ataupun kitab PL lainnya, QS Maryam 27-29 menjelaskan kata-kata apa yang telah dituduhkan orang Jahudi kepada Maryam.
Translit 19:27-29 :
…….. fa-immaa tarayinna mina-lbasyari ahadan faquulii innii nadzartu lilrrahmaani shauman falan ukallima alyauma insiyyaan fa-atat bihi qawmahaa tahmiluhu qaaluu yaa maryamu laqad ji/ti syay-an fariyyaan. yaa ukhta haaruuna maa kaana abuuki imra-a sau-in wamaa kaanat ummuki baghiyyaan
[19:27]…….maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
‘ukhta’ adalah bentuk feminine dari ‘akh’ yang berasal dari akar kata ‘akhowa’ – to fraternize, to associate as brothers, to act or to show oneself as a brother or friend. Pemakaian kata ukhta (fem) = 1.sister, saudara perempuan 2.cognate, sanak(kb), – yang asalnya sama (ks), the other (of two) 3. counterpart, rekan.
Idiom bahasa Arab juga idiom bahasa Semit lainnya kata akh (‘ach -Heb) = saudara, feminine ukht‘/ achwt = saudara perempuan, akh …./ ukht…..tidak selalu berarti literal saudara kandung bisa berarti lain dan juga dipakai secara metaphore, tergantung kalimatnya.
Contoh pemakaian kata akhw (masc)/ ukht (fem) secara metaphore dalam Al Quran :
wa-ilaa ‘aadin akhaahum huudan …
[7:65] Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum ‘Aad saudara mereka, Hud…….
Artinya Hud adalah golongan kaum ‘Aad, apakah menurut anda harus berarti Hud saudara kandung/ sepupu kaum ‘Aad?
wa-ilaa tsamuuda akhaahum shaalihan……
[7:73] Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh…
Apakah itu berarti Shaleh saudara kandung/ sepupu kaum Tsamud?
inna almubadzdziriina kaanuu ikhwaana alsysyayaathiini …….
[17:27] Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan ……
Apakah itu berarti para pemboros adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah dengan setan?
innamaa almu/minuuna ikhwatun …
[49:10] Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. …
Apakah itu berarti bahwa setiap orang-orang beriman adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah?
alam tara ilaa alladziina naafaquu yaquuluuna li-ikhwaanihimu alladziina kafaruu min ahli alkitaabi..
[59:11] Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab..
Apakah itu berarti bahwa setiap orang-orang munafik adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah dengan mereka yang kafir di antara ahli kitab?
[7:38] Qaala-udkhuluu fii umamin qad khalat min qablikum mina aljinni waal-insi fii alnnaari kullamaa dakhalat ummatun la’anat ukhtahaa hattaa idzaa iddaarakuu fiihaa jamii’an qaalat ukhraahum li-uulaahum rabbanaa haaulaa-i adhalluunaa faaatihim ‘adzaaban dhi’fan minan-naari ……
Allah berfirman: “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat memasukinya, dia mengutuk saudara perempuannya; sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka”.…
English: He will say: “Enter ye in the company of the peoples who passed away before you – men and jinns, – into the Fire.” Every time a new people enters, it curses its sister-people (that went before), until they follow each other, all into the Fire. Saith the last about the first: “Our Lord! it is these that misled us: so give them a double penalty in the Fire…
Ukhtahaa = sister people = ummat sebelum mereka, arti ukht (saudara perempuan) pada ayat diatas adalah ummat/ golongan. So, dalam Arabic kata “ukht” pada suatu kalimat tidak selalu berarti saudara perempuan dalam arti biologis, bisa berarti lain tergantung pada kalimatnya.
Ukhta Harun berarti saudara kandung Harun atau golongan Harun?
fa-atat bihi qawmahaa tahmiluhu qaaluu yaa maryamu laqad ji/ti syay-an fariyyaan
Ya ukhta Haruun maa kaana abuuk-imra`a sau`in wa maa kaanat ummuki baghiyyan
Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
Hai saudara perempuan Harun, ayahmu kali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
abuuki = ayahmu
amra’a = pria, gentleman
sau’in = jahat, saru
ummuuki = ibumu
baghiyyan = pezina
Perhatikan keterangan subjek pada sub kalimat pertama dan kedua, kalau ayat itu secara explicit menjelaskan bahwa Maryam adalah saudara kandung perempuan Harun kalimatnya akan seperti ini : Hai saudara perempuan Harun, Harun/ saudaramu itu bukan orang jahat dan ia tidak sekali-kali menjadikan kamu seorang pezina”, so, ayat diatas tidak menyatakan Maryam adalah saudara kandung tetapi menunjukkan Maryam adalah kaumnya Harun atau golongannya Harun.
Permasalahan soal ‘saudara perempuan Harun’ ini merupakan persoalan ‘kasik’ yang selalu dilontarkan dan kelihatannya masuk dalam ‘kurikulum’ seminari-seminari Kristen yang mendidik dan membina kader ‘Pasukan Perang Salib’ untuk melakukan serangan-serangan terhadap Islam. Ini dibuktikan dengan postingan dari beberapa netters Kristen disini, sekalipun berasal dari nama ID yang berganti-ganti namun mempunyai pola dan dasar argumentasi yang sama.
Sebenarnya untuk menjawab hal tersebut saya juga sudah memberikan jawaban yang ringkas dan masuk akal, terutama bagi umat Islam yang ‘tidak mau repot’ untuk mencari jawaban :
Namun hal tersebut tidak bisa kita simpulkan bahwa ucapan Yahudi terhadap Maryam adalah SALAH atau TIDAK PERNAH TERJADI atau PENULIS AL-QUR’AN SUDAH SALAH CATAT dsb, disitu point penting dasar anda mau mempermasalahkan ayat tersebut bukan..??
Anda bisa saja menuduh umat Islam tidak bisa membuktikan ucapan tersebut memang dilontarkan Yahudi, namun sebaliknya anda juga tidak bisa membuktikan bahwa ucapan tersebut TIDAK PERNAH DILONTARKAN Yahudi kepada Maryam…
Buat kami sampai disitu saja sudah cukup, karena soal penceritaan kisah-kisah sejarah dalam Al-Qur’an :
[3:44] Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.
Kalau buat saya sendiri sih.. ketika Al-Qur’an menceritakan adanya ucapan ‘saudara perempuan Harun’ yang dilontarkan Yahudi kepada Maryam maka saya bisa menerimanya sepanjang tidak ada bukti yang jelas menyatakan sebaliknya, misalnya ada rekaman ucapan waktu itu atau catatan autentik yang ada pada waktu itu..
1 BENARKAH ISA KEPONAKAN MUSA?
Maka Maryam membawa anak ( Isa / Yesus ) itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina", (QS 19:27-28)
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, (QS 20:25-30)
Allah mengira bahwa Miryam saudara perempuan Musa dan Harun yang adalah anak Imram adalah sama dengan Maryam ibu Yesus. Padahal antar keduanya ada beda waktu 1400 tahun. Mungkin karena nama Miryam mirip dengan Maryam. Kesalahan ini menjadikan YESUS ADALAH KEPONAKAN MUSA. Siapakah yang salah mengerti? Muhammad atau Allah. Dengan pemahaman yang dangkal tersebut, wajarlah bila Quran mengatakan hukuman salib sudah ada dijaman Firaun.
JAWAB:
(QS 19:27-28)
27. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. kaumnya berkata: "Hai Maryam, Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang Amat mungkar.
28. Hai saudara perempuan Harun[902], ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina",
[902] Maryam dipanggil saudara perempuan Harun, karena ia seorang wanita yang Shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s.
Pada zaman itu, tidak ada wanita yang melahirkan seorang bayi tanpa campur tangan suami, dan bahkan bayi itu dapat bicara ketika masih dalam ayunan ibunya (QS 19:29). Maryam sang bunda Isa atau Yesus adalah seorang wanita yang rela menanggung cercaan dari kaumnya sendiri, ketika kaumnya itu berkata dalam QS 19:27 bahwa; ………… Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Dan ketika itu Jibril berkata: QS 19:28 “ Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina". Artinya Maryam bukanlah termasuk keturunan penjahat ataupun pezina. Adapun nama Nabi Harun digunakan karena dia adalah salah satu Nabi Allah SWT yang taat terhadap perintah Allah SWT, sehingga namanya jadi symbol dari ketaatan Maryam atas perintah Allah SWT tersebut. Sehingga Nabi Isa bukanlah keponakan Musa ataupun nabi Harun seperti yang kalian tuduhkan. Untuk lebih jelasnya saya akan postingkan jawaban lain yang lebih rinci oleh Ditulis oleh : Ahmad Deedat dengan judul: MENJAWAB FITNAH : MARYAM SAUDARA HARUN DALAM AL QUR’AN
Qs Maryam 27-28
[27] Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
[28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
masalah dipanggilnya Maryam saudara Harun ini sering dijadikan alasan para Misionaris untuk melontarkan tuduhan-tuduhan bahwa Al-Qur’an salah menuliskan sebuah sejarah,menganggap maryam Ibu Isa As hidup semasa Harun as dan Musa as, yang rentang waktunya berbeda sekitar 15 abad.
benarkah tuduhan tersebut , dan apa alasan-alasan mereka melontarkan tuduhan tersebut?
1. Maryam yang dikisahkan di dalam Al Qur’an punya nama yang mirip dengan Miryam yang benar-benar saudara harun dan Musa didalam alkitab.
Kel. 15:20 Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillah semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari.
2. maryam yang dikisahkan didalam Al-Qur’an punya ayah yang bernama Imran yang mirip dengan nama Ayah Miryam,Harun dan Musa didalam Al-kitab.
Bil. 26:59 Dan nama isteri Amram ialah Yokhebed, anak perempuan Lewi, yang dilahirkan bagi Lewi di Mesir; dan bagi Amram perempuan itu melahirkan Harun dan Musa dan Miryam, saudara mereka yang perempuan
1Taw. 6:3 Anak-anak Amram ialah Harun, Musa dan Miryam. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
JAWABAN
pertama soal perbedaan makna panggilan dan penjelasan
sekarang kita perhatikan secara seksama keterangan maryam saudara harun di dalam Al Qur’an
Qs Maryam 27-28
[27] Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
[28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
penyebutan Saudara Harun kepada Maryam didalam Qs Maryam 28 adalah satu-satunya ayat yang menyebut demikian.
dan penyebutan “saudara harun” bukan sebuah penjelasan tentang beliau tetapi sebagai sebuah panggilan kepadanya. panggilan dari Kaumnya setelah mengetahui ia punya anak.
maka apakah sebuah panggilan pasti bermakna yang sebenarnya? tidak bukan?
banyak sekali kemungkinan dari makna sebuah panggilan,bisa makna sesungguhnya,bisa sebagai panggilan “alias”,bisa sebagai olok-olok, bisa bermakna kiasan dll
bandingkan dengan apa yang tercatat didalam alkitab,bahwa Miryam saudara harun adalah sebuah penjelasan tentang siapa Miryam!
saya ambil contoh tentang sebuah panggilan dari yang tercatat didalam alkitab
Yohanes pembaptis memanggil kepada orang Farisi dan saduki sebagai keturunan Ular beludak
Mat. 3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Luk. 3:7 Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya: “Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang akan datang?
apakah dengan keterangan ayat ini bisa menjadi keterangan bahwa Orang yahudi dari golongan Farisi dan Saduki adalah keturunan Beludak yang sesungguhnya?
apalagi panggilan tersebut bukan saja dilakukan oleh Yohanes pembaptis tetapi Yesus pun juga menggunakan panggilan demikian.
Mat. 12:34 Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.
bahkan Yesus tidak sekedar memanggil sebagai Keturunan saja tetapi juga memanggil Ular kepada para Ahli Taurat dan orang farisi
23:29 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh
23:30 dan berkata: Jika kami hidup di zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut dengan mereka dalam pembunuhan nabi-nabi itu.
23:31 Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu.
23:32 Jadi, penuhilah juga takaran nenek moyangmu!
23:33 Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?
23:34 Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota,
apakah mereka yang suka membuat tuduhan kepada Al-Qur’an tersebut juga berfikir bahwa Para Ahli Taurat dan orang Farisi benar-benar Ular dan keturunan ular beludak?
kalau mereka konsisten dengan teori “tuduhannya” tersebut, tetapi saya rasa hanya orang gila yang menganggap makna panggilan Ular dan keturunan Ular beludak adalah makna sesungguhnya bukan makna kiasan ,bahwa Orang Farisi benar-benar keturunan Ular!
kedua tentang keterangan ayat-ayat lain
kemudian juga kita harus perhatikan juga ayat-ayat lain yang menjelaskan tentang Maryam didalam Al-Qur-an.
didalam Al QUr’an secara jelas menyebut Maryam hidup semasa Zakaria ayah Yahya (yohanes pembaptis)
35] (Ingatlah), ketika istri Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitulmakdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
[36] Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk.”
[37] Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
[37] Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
[38] Di sanalah Zakaria mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”.
[39] Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh.”
39] Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh.”
[40] Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan istriku pun seorang yang mandul?” Berfirman Allah: “Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya”.
[41] Berkata Zakaria: “Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)”. Allah berfirman: “Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”.
sangat jelas sekali Bahwa Maryam tidak sekedar hidup semasa Zakaria ayah Yahya / Yohanes tetapi ia Zakaria adalah yang memelihara dan mendidiknya.
adapun keterangan soal latar belakang Maria Ibu Yesus /Isa As didalam Injil yang empat (kanonik) sangat minin sekali menjelaskan tentangnya,satu-satunya Injil yang menjelaskan adalah Injil Lukas!
dan ternyata keterangan dari Al Qur’an sama dengan keterangan Lukas bahwa Ibunda Isa as /Yesus yaitu Maryam/maria hidup semasa Zakaria ayah Yahya/Yohanes!
bahkan didalam Injil Lukas tidak sekedar hidup semasa ternyata Maryam adalah sanak/ saudara dari Istri Zakaria yang keturunan Harun
Lukas 1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
Lukas 1:5. Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.
1:59 Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,
1:60 tetapi ibunya berkata: “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.”
1:61 Kata mereka kepadanya: “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.”
ketiga , tidak ada keterangan didalam Al-Qur’an Maryam hidup semasa Harun dan Musa
tak ada satupun ayat yang mendukung bahwa Maryam ibu Isa As hidup semasa Harun dan Musa.
dan persoalan itu sangat berbeda sekali dengan keterangan Alkitab yang secara jelas dan tegas bahwa miryam hidup semasa Harun dan Musa.
Bil. 12:1 Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush.
Bil. 12:4 Lalu berfirmanlah TUHAN dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: “Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan.” Maka keluarlah mereka bertiga.
Bil. 12:5 Lalu turunlah TUHAN dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya.
Mi. 6:4 Sebab Aku telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir dan telah membebaskan engkau dari rumah perbudakan dan telah mengutus Musa dan Harun dan Miryam sebagai penganjurmu
keempat soal nama Ayah yang mirip.
tak ada satupun keterangan di dalam Al-Qur’an Imran juga ayah dari harun dan Musa,karena sangat jelas sekali Al-Qur’an hanya menyebut nama anak Imran hanya Maryam!
itu sangat berbeda sekali dengan apa yang tercatat didalam alkitab
Bil. 26:59 Dan nama isteri Amram ialah Yokhebed, anak perempuan Lewi, yang dilahirkan bagi Lewi di Mesir; dan bagi Amram perempuan itu melahirkan Harun dan Musa dan Miryam, saudara mereka yang perempuan.
1Taw. 6:3 Anak-anak Amram ialah Harun, Musa dan Miryam. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
dan soal kesamaan nama anak dan ayah,apa yang aneh dengan persoalan ini?
bukankah pada saat itu banyak orang yang menggunakan nama-nama yang sama dengan nama leluhurnya.
apa tidak ada kemungkinan ada kesamaan nama secara kebetulan saja?
apakah dengan nama yang sama antara anak dan Ayah maka dianggap orang yang sama dengan pemilik nama sebelumnya?
sebagai contoh kongkrit apa yang tertulis di alkitab
Kej. 37:2 Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf, tatkala berumur tujuh belas tahun–jadi masih muda–biasa menggembalakan kambing domba …………………..
mat 1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria……………….
apakah Yusuf suami maria adalah orang yang sama dengan apa yang tercatat didalam Kejadian 37:2?
tidak bukan??
jadi tuduhan-tuduhan tersebut tentang Maryam”dipanggil saudara Harun” mereka masih berfikir Maryam = Miryam saudara Harun dan Musa?
sebuah tuduhan yang berdasar argumentasi yang kuat atau tuduhan yang berdasarkan rasa iri dan dengki semata?
Tulisan ini saya ambil dari diskusi yang muncul pada thread serupa yang disampaikan oleh sdr.amor :
Kalau dalam tulisan tersebut sdr. Amor melihat permasalahan dengan memperbandingkan informasi yang ada dalam Al-Qur’an dan alkitab, maka penjelasan dari sdr. Jones ini mengungkapkan argumentasi berdasarkan pemakaian kata ‘saudara’ dalam ayat Al-Qur’an :
Apakah benar julukan “saudara perempuan Harun” yang dimaksud oleh orang Jahudi yang diriwayatkan dalam Al Quran adalah Maryam saudara kandung Harun saudara Musa?. QS Maryam 28 meriwayatkan kembali (dalam bahasa Arab) ucapan orang Jahudi ketika mengetahui keadaan Maryam, anak perawan yang mengabdikan diri di Bait Allah sebagai rohaniawan serta dalam asuhan seorang imam telah beranak tanpa diketahui kehamilan/ pernikahannya.
Sekarang kita bahas tanpa merujuk kepada kitab yang diclaim sebagai Taurat ataupun kitab PL lainnya, QS Maryam 27-29 menjelaskan kata-kata apa yang telah dituduhkan orang Jahudi kepada Maryam.
Translit 19:27-29 :
…….. fa-immaa tarayinna mina-lbasyari ahadan faquulii innii nadzartu lilrrahmaani shauman falan ukallima alyauma insiyyaan fa-atat bihi qawmahaa tahmiluhu qaaluu yaa maryamu laqad ji/ti syay-an fariyyaan. yaa ukhta haaruuna maa kaana abuuki imra-a sau-in wamaa kaanat ummuki baghiyyaan
[19:27]…….maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
‘ukhta’ adalah bentuk feminine dari ‘akh’ yang berasal dari akar kata ‘akhowa’ – to fraternize, to associate as brothers, to act or to show oneself as a brother or friend. Pemakaian kata ukhta (fem) = 1.sister, saudara perempuan 2.cognate, sanak(kb), – yang asalnya sama (ks), the other (of two) 3. counterpart, rekan.
Idiom bahasa Arab juga idiom bahasa Semit lainnya kata akh (‘ach -Heb) = saudara, feminine ukht‘/ achwt = saudara perempuan, akh …./ ukht…..tidak selalu berarti literal saudara kandung bisa berarti lain dan juga dipakai secara metaphore, tergantung kalimatnya.
Contoh pemakaian kata akhw (masc)/ ukht (fem) secara metaphore dalam Al Quran :
wa-ilaa ‘aadin akhaahum huudan …
[7:65] Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum ‘Aad saudara mereka, Hud…….
Artinya Hud adalah golongan kaum ‘Aad, apakah menurut anda harus berarti Hud saudara kandung/ sepupu kaum ‘Aad?
wa-ilaa tsamuuda akhaahum shaalihan……
[7:73] Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh…
Apakah itu berarti Shaleh saudara kandung/ sepupu kaum Tsamud?
inna almubadzdziriina kaanuu ikhwaana alsysyayaathiini …….
[17:27] Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan ……
Apakah itu berarti para pemboros adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah dengan setan?
innamaa almu/minuuna ikhwatun …
[49:10] Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. …
Apakah itu berarti bahwa setiap orang-orang beriman adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah?
alam tara ilaa alladziina naafaquu yaquuluuna li-ikhwaanihimu alladziina kafaruu min ahli alkitaabi..
[59:11] Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab..
Apakah itu berarti bahwa setiap orang-orang munafik adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah dengan mereka yang kafir di antara ahli kitab?
[7:38] Qaala-udkhuluu fii umamin qad khalat min qablikum mina aljinni waal-insi fii alnnaari kullamaa dakhalat ummatun la’anat ukhtahaa hattaa idzaa iddaarakuu fiihaa jamii’an qaalat ukhraahum li-uulaahum rabbanaa haaulaa-i adhalluunaa faaatihim ‘adzaaban dhi’fan minan-naari ……
Allah berfirman: “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat memasukinya, dia mengutuk saudara perempuannya; sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka”.…
English: He will say: “Enter ye in the company of the peoples who passed away before you – men and jinns, – into the Fire.” Every time a new people enters, it curses its sister-people (that went before), until they follow each other, all into the Fire. Saith the last about the first: “Our Lord! it is these that misled us: so give them a double penalty in the Fire…
Ukhtahaa = sister people = ummat sebelum mereka, arti ukht (saudara perempuan) pada ayat diatas adalah ummat/ golongan. So, dalam Arabic kata “ukht” pada suatu kalimat tidak selalu berarti saudara perempuan dalam arti biologis, bisa berarti lain tergantung pada kalimatnya.
Ukhta Harun berarti saudara kandung Harun atau golongan Harun?
fa-atat bihi qawmahaa tahmiluhu qaaluu yaa maryamu laqad ji/ti syay-an fariyyaan
Ya ukhta Haruun maa kaana abuuk-imra`a sau`in wa maa kaanat ummuki baghiyyan
Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
Hai saudara perempuan Harun, ayahmu kali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
abuuki = ayahmu
amra’a = pria, gentleman
sau’in = jahat, saru
ummuuki = ibumu
baghiyyan = pezina
Perhatikan keterangan subjek pada sub kalimat pertama dan kedua, kalau ayat itu secara explicit menjelaskan bahwa Maryam adalah saudara kandung perempuan Harun kalimatnya akan seperti ini : Hai saudara perempuan Harun, Harun/ saudaramu itu bukan orang jahat dan ia tidak sekali-kali menjadikan kamu seorang pezina”, so, ayat diatas tidak menyatakan Maryam adalah saudara kandung tetapi menunjukkan Maryam adalah kaumnya Harun atau golongannya Harun.
Permasalahan soal ‘saudara perempuan Harun’ ini merupakan persoalan ‘kasik’ yang selalu dilontarkan dan kelihatannya masuk dalam ‘kurikulum’ seminari-seminari Kristen yang mendidik dan membina kader ‘Pasukan Perang Salib’ untuk melakukan serangan-serangan terhadap Islam. Ini dibuktikan dengan postingan dari beberapa netters Kristen disini, sekalipun berasal dari nama ID yang berganti-ganti namun mempunyai pola dan dasar argumentasi yang sama.
Sebenarnya untuk menjawab hal tersebut saya juga sudah memberikan jawaban yang ringkas dan masuk akal, terutama bagi umat Islam yang ‘tidak mau repot’ untuk mencari jawaban :
Namun hal tersebut tidak bisa kita simpulkan bahwa ucapan Yahudi terhadap Maryam adalah SALAH atau TIDAK PERNAH TERJADI atau PENULIS AL-QUR’AN SUDAH SALAH CATAT dsb, disitu point penting dasar anda mau mempermasalahkan ayat tersebut bukan..??
Anda bisa saja menuduh umat Islam tidak bisa membuktikan ucapan tersebut memang dilontarkan Yahudi, namun sebaliknya anda juga tidak bisa membuktikan bahwa ucapan tersebut TIDAK PERNAH DILONTARKAN Yahudi kepada Maryam…
Buat kami sampai disitu saja sudah cukup, karena soal penceritaan kisah-kisah sejarah dalam Al-Qur’an :
[3:44] Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.
Kalau buat saya sendiri sih.. ketika Al-Qur’an menceritakan adanya ucapan ‘saudara perempuan Harun’ yang dilontarkan Yahudi kepada Maryam maka saya bisa menerimanya sepanjang tidak ada bukti yang jelas menyatakan sebaliknya, misalnya ada rekaman ucapan waktu itu atau catatan autentik yang ada pada waktu itu..
Langganan:
Postingan (Atom)